Setelah lebih dari 9 bulan, akhirnya kita berhasil memecahkan misteri struktur berbentuk labu Erlenmeyer ini. Terima kasih untuk Bocah Petualang yang telah mengunjungi langsung lokasi tersebut sehingga bisa memberikan kepada kita jawaban yang pasti. Klik disini.
Minggu, 22 Mei 2011
Jumat, 20 Mei 2011
Lead Masks Case - Kasus kematian misterius dua pemburu UFO
Pada tahun 1966, dua orang pria yang terobsesi dengan UFO pergi menuju sebuah bukit di Rio De Jeneiro. Tiga hari kemudian, tubuh kedua pria tersebut ditemukan terbaring tidak bernyawa dengan sebab kematian yang tidak diketahui hingga hari ini.
Kasus misterius ini mendapatkan julukan The Mystery of the Lead Masks Case dan merupakan salah satu kasus kematian paling misterius dalam sejarah Brazil. Mungkin dikarenakan fakta kalau kedua korban adalah pria-pria yang terobsesi dengan UFO dan disebut-sebut berusaha mengadakan kontak dengan alien.
Hari itu seharusnya menjadi hari yang luar biasa bagi Manoel Pereira da Cruz dan Miguel Jose Viana. Mereka telah merencanakan sesuatu yang rahasia dan cukup antusias dengan apa yang mungkin akan ditemukan.
Jadi, pada tanggal 17 Agustus 1966, mereka meninggalkan kota tempat tinggal mereka, Campos dos Goytacazes. Kepada keluarga, mereka mengatakan akan membeli beberapa bahan elektronik untuk pekerjaan. Kedua pria ini adalah teknisi televisi.
Saat itu mereka membawa uang sejumlah 2.300 Real Brazil.
Manoel dan Miguel kemudian naik bus dan tiba di Niteroi pada pukul 14:30. Mereka mampir ke sebuah toko, lalu membeli mantel dan sebotol air minum. Belakangan pelayan di toko itu mengatakan kalau Miguel terlihat sangat gugup dan selalu melihat jam tangannya.
Apapun yang sedang direncanakan kedua orang ini, sepertinya mereka sangat terburu-buru.
Dari toko itu, kedua pria ini segera melanjutkan perjalanan menuju Morro do Vintem (Bukit Vintem), Rio De Jeneiro.
Mereka tidak pernah membayangkan kalau tempat itu akan menjadi akhir dari perjalanan mereka.
Tiga hari kemudian, tepatnya pada tanggal 20 Agustus 1966, seorang remaja berusia 18 tahun bernama Jorge da Costa Alves sedang bermain layangan di bukit itu ketika ia menyaksikan sebuah pemandangan aneh.
Di salah satu bagian bukit, Jorge melihat ada dua sosok tubuh terbaring di permukaan bukit yang dipenuhi semak dan rumput tinggi. Keduanya mengenakan pakaian yang mirip. Masing-masing juga mengenakan sejenis mantel pelindung. Anehnya, kedua pria tersebut terbaring dengan rapi sambil mengenakan topeng timah.
Jorge mendekat dan menyadari kalau kedua sosok itu sudah tidak bernyawa. Dengan tergesa-gesa, ia turun dari bukit dan menghubungi pihak kepolisian.
Tidak lama kemudian, lokasi itu sudah dipenuhi oleh wartawan dan petugas polisi. Dan ini adalah awal dari sebuah misteri yang membingungkan.
Apa yang menyebabkan kematian mereka?
Polisi segera menyisir lokasi penemuan mayat dan mengumpulkan semua benda-benda yang bisa menjadi petunjuk. Namun, setiap petunjuk yang ditemukan malah membuat kasus ini bertambah misterius.
Sebagai catatan, kasus ini menjadi misterius bukan hanya karena kondisi mayat yang penuh dengan teka-teki. Namun karena petugas koroner yang memeriksa kedua mayat tersebut tidak bisa menentukan penyebab kematian.
Pada tubuh bagian luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau luka fisik yang mungkin bisa membunuh mereka. Diagnosa ini juga diperkuat dengan fakta kalau rumput-rumput tinggi di dekat mayat tidak rusak yang mengindikasikan kalau kedua korban tidak mengalami pergumulan atau perkelahian di tempat itu.
Sedangkan pada tubuh bagian dalam, para petugas tidak bisa mengambil kesimpulan apapun karena organ-organ tubuh korban telah membusuk akibat proses otopsi yang terlambat. Kondisi ini membuat uji toksin tidak bisa dilakukan. Jadi kita tidak akan pernah tahu dengan pasti apakah ada bahan beracun yang diminum oleh keduanya.
Selain itu, hal lain yang menambah aspek misteri dalam kasus ini adalah benda-benda yang ditemukan pada mayat.
Kedua pria tersebut ditemukan dalam keadaan mengenakan topeng timah menutupi mata mereka.
Menurut keluarga korban, kedua topeng ini memang dibuat sendiri oleh Manoel dan Miguel di bengkel kerja mereka dan dimaksudkan untuk melindungi diri dari radiasi. Tetapi tidak ada yang mengetahui radiasi apa yang dimaksud keduanya.
Selain topeng timah tersebut, ada beberapa benda lain yang ditemukan di sekitar mayat.
Diantaranya adalah sebuah buku catatan yang berisi diagram dengan sebaris kalimat yang berbunyi:


Jika diterjemahkan, kalimat ini berbunyi:Pihak penyelidik tidak bisa menguraikan maksud pesan tersebut.
Selain itu, catatan ini membingungkan karena dibuat dengan beberapa ejaan dan tata bahasa yang salah.
Lalu ditemukan juga botol minuman kosong yang dibeli dari toko di Niteroi dan sebuah paket yang berisi dua buah handuk.
Dari petunjuk-petunjuk yang ada, polisi berusaha membuat sebuah narasi yang mungkin bisa membongkar penyebab kematian kedua pria ini.
Karena situasi yang tidak biasa, banyak orang memberikan spekulasi berbau fiksi ke dalam kasus ini. Misalnya, ada yang menyebutkan kalau kedua pria ini telah menemukan Wormhole dan bermaksud untuk melakukan perjalanan lintas waktu. Mereka menggunakan topeng timah dan mantel untuk melindungi tubuh mereka dari efek perjalanan tersebut.
Tentu saja spekulasi ini lebih mengarah ke anekdot ketimbang fakta.
Di pihak lain, aparat kepolisian, wartawan atau penulis yang giat mengikuti kasus ini juga memiliki beberapa teori.
Salah satu teori yang pernah dikemukakan adalah kedua pria ini telah melakukan bunuh diri massal seperti yang pernah dilakukan oleh sekte-sekte tertentu. Asumsi ini didukung oleh fakta kalau keduanya pernah berusaha melakukan kontak dengan alien.
Peristiwa semacam ini pernah terjadi pada tahun 1997. Saat itu, 39 anggota sekte Heaven's Gate melakukan bunuh diri massal untuk menyambut kedatangan UFO yang dipercaya akan datang mengikuti komet Hale-Bopp.
Para anggota sekte ini melakukan bunuh diri dengan meminum sianida dan arsenik. Namun mereka tidak menggunakan topeng timah, melainkan hanya menutupi wajah mereka dengan kain hitam.
Catatan yang menyinggung mengenai meminum kapsul yang ditemukan pada Manoel dan Miguel sepertinya mendukung asumsi ini. Namun teori ini menjadi cukup tidak mungkin karena para saksi mengatakan kalau kedua pria ini tidak seperti orang yang berniat bunuh diri.
Ketika mereka mampir ke toko untuk membeli mantel dan air minum di Niteroi, keduanya menandatangani faktur yang mensyaratkan mereka untuk mengembalikan botol minuman itu supaya mendapatkan diskon. Ini tidak terlihat seperti orang yang berniat bunuh diri. Selain itu, keduanya ternyata membeli beberapa komponen elektrik yang dipercaya akan digunakan untuk pekerjaan mereka. Jika mereka berniat bunuh diri, tentulah mereka tidak akan merepotkan diri untuk membeli barang-barang tersebut.
Teori lain menyebutkan kalau kedua pria tersebut mungkin telah dipancing untuk datang ke tempat itu oleh pihak ketiga yang ingin merampok mereka. Sampai disitu, keduanya dibunuh oleh oknum tersebut. Kesimpulan ini diambil karena ditemukannya catatan yang memiliki kesalahan pada tata bahasa dan ejaan. Bisa jadi catatan ini didiktekan oleh perampok itu untuk menciptakan kesan bunuh diri. Lagipula, sejumlah uang yang dibawa mereka ke bukit itu ikut raib.
Tetapi, sekali lagi, kalau ini adalah kematian akibat perbuatan jahat, apa penyebabnya? Kapsul beracun? Mengapa tidak ada tanda-tanda perlawanan sedikitpun?
Teori berikutnya yang paling populer adalah, Manoel dan Miguel berusaha mengadakan kontak dengan alien dan berhasil melakukannya. Walaupun terdengar mengada-ngada, teori ini adalah yang paling populer diantara teori-teori lainnya.
Kedua pria ini dikenal sangat terobsesi dengan UFO. Mereka meneliti kisah-kisah penampakan UFO dengan ekstensif, bahkan membangun sebuah laboratorium untuk tujuan ini. Selain itu, bukit Vintem disebut-sebut sebagai lokasi yang sering mendapatkan kunjungan UFO. Para penduduk sekitar bukit sering menyaksikan pesawat aneh melayang di dekat situ.
Apakah Manoel dan Miguel sedang menunggu kedatangan pesawat alien?
Apakah topeng timah tersebut digunakan untuk melindungi mereka dari radiasi pesawat tersebut?
Kalau begitu, apa manfaatnya kapsul tersebut? atau dua handuk yang ditemukan?
Dan yang paling utama adalah, apa yang menyebabkan kematian mereka? Apakah mereka menemukan pesawat alien yang kemudian menembakkan sinar misterius yang dengan seketika mencabut nyawa mereka?
Kita mungkin tidak akan pernah bisa tahu. Satu hal yang pasti. Mungkin misteri ini tidak akan benar-benar bisa diungkap. 45 tahun telah lewat dan kepolisian Brazil belum pernah menetapkan satupun tersangka pembunuhan.
Mungkin jawabannya memang jauh dari pemahaman kita. Menurut Jacques Vallee yang pernah menulis mengenai kasus ini dalam bukunya "Confrontations", bertahun-tahun setelah kasus ini terjadi, bahkan rumput-rumput di lokasi penemuan mayat menolak untuk tumbuh (walaupun beberapa argumen yang cukup masuk akal menyebutkan kalau rumput-rumput itu tidak bisa tumbuh karena formalin yang disemprot pihak kepolisian).
Dua mayat bermantel dan bertopeng timah, dua buah handuk, satu botol kosong, catatan yang membingungkan, kapsul yang hilang, obsesi dengan makhluk luar angkasa dan bukit Vintem yang misterius. Perpaduan ini telah menciptakan salah satu kasus paling misterius dalam sejarah Brazil yang mungkin tidak akan pernah bisa terpecahkan.
Baca juga: Kasus Taman Shud - Misteri paling membingungkan dalam sejarah Australia.
(forgetomori, whofortedblog.com)
Kasus misterius ini mendapatkan julukan The Mystery of the Lead Masks Case dan merupakan salah satu kasus kematian paling misterius dalam sejarah Brazil. Mungkin dikarenakan fakta kalau kedua korban adalah pria-pria yang terobsesi dengan UFO dan disebut-sebut berusaha mengadakan kontak dengan alien.
Hari itu seharusnya menjadi hari yang luar biasa bagi Manoel Pereira da Cruz dan Miguel Jose Viana. Mereka telah merencanakan sesuatu yang rahasia dan cukup antusias dengan apa yang mungkin akan ditemukan.
Jadi, pada tanggal 17 Agustus 1966, mereka meninggalkan kota tempat tinggal mereka, Campos dos Goytacazes. Kepada keluarga, mereka mengatakan akan membeli beberapa bahan elektronik untuk pekerjaan. Kedua pria ini adalah teknisi televisi.
Saat itu mereka membawa uang sejumlah 2.300 Real Brazil.
Manoel dan Miguel kemudian naik bus dan tiba di Niteroi pada pukul 14:30. Mereka mampir ke sebuah toko, lalu membeli mantel dan sebotol air minum. Belakangan pelayan di toko itu mengatakan kalau Miguel terlihat sangat gugup dan selalu melihat jam tangannya.
Apapun yang sedang direncanakan kedua orang ini, sepertinya mereka sangat terburu-buru.
Dari toko itu, kedua pria ini segera melanjutkan perjalanan menuju Morro do Vintem (Bukit Vintem), Rio De Jeneiro.
Mereka tidak pernah membayangkan kalau tempat itu akan menjadi akhir dari perjalanan mereka.
Tiga hari kemudian, tepatnya pada tanggal 20 Agustus 1966, seorang remaja berusia 18 tahun bernama Jorge da Costa Alves sedang bermain layangan di bukit itu ketika ia menyaksikan sebuah pemandangan aneh.
Di salah satu bagian bukit, Jorge melihat ada dua sosok tubuh terbaring di permukaan bukit yang dipenuhi semak dan rumput tinggi. Keduanya mengenakan pakaian yang mirip. Masing-masing juga mengenakan sejenis mantel pelindung. Anehnya, kedua pria tersebut terbaring dengan rapi sambil mengenakan topeng timah.
Jorge mendekat dan menyadari kalau kedua sosok itu sudah tidak bernyawa. Dengan tergesa-gesa, ia turun dari bukit dan menghubungi pihak kepolisian.
Tidak lama kemudian, lokasi itu sudah dipenuhi oleh wartawan dan petugas polisi. Dan ini adalah awal dari sebuah misteri yang membingungkan.
Apa yang menyebabkan kematian mereka?Polisi segera menyisir lokasi penemuan mayat dan mengumpulkan semua benda-benda yang bisa menjadi petunjuk. Namun, setiap petunjuk yang ditemukan malah membuat kasus ini bertambah misterius.
Sebagai catatan, kasus ini menjadi misterius bukan hanya karena kondisi mayat yang penuh dengan teka-teki. Namun karena petugas koroner yang memeriksa kedua mayat tersebut tidak bisa menentukan penyebab kematian.
Pada tubuh bagian luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan atau luka fisik yang mungkin bisa membunuh mereka. Diagnosa ini juga diperkuat dengan fakta kalau rumput-rumput tinggi di dekat mayat tidak rusak yang mengindikasikan kalau kedua korban tidak mengalami pergumulan atau perkelahian di tempat itu.
Sedangkan pada tubuh bagian dalam, para petugas tidak bisa mengambil kesimpulan apapun karena organ-organ tubuh korban telah membusuk akibat proses otopsi yang terlambat. Kondisi ini membuat uji toksin tidak bisa dilakukan. Jadi kita tidak akan pernah tahu dengan pasti apakah ada bahan beracun yang diminum oleh keduanya.
Selain itu, hal lain yang menambah aspek misteri dalam kasus ini adalah benda-benda yang ditemukan pada mayat.
Kedua pria tersebut ditemukan dalam keadaan mengenakan topeng timah menutupi mata mereka.
Menurut keluarga korban, kedua topeng ini memang dibuat sendiri oleh Manoel dan Miguel di bengkel kerja mereka dan dimaksudkan untuk melindungi diri dari radiasi. Tetapi tidak ada yang mengetahui radiasi apa yang dimaksud keduanya.
Selain topeng timah tersebut, ada beberapa benda lain yang ditemukan di sekitar mayat.Diantaranya adalah sebuah buku catatan yang berisi diagram dengan sebaris kalimat yang berbunyi:
"16:30 estar no local determinado. 18:30 ingerir cápsulas, após efeito proteger metais aguardar sinal máscara"


Jika diterjemahkan, kalimat ini berbunyi:
"Pukul 16:30 di tempat yang telah disepakati. 18:30 menelan kapsul, setelah efek melindungi logam tunggu tanda topeng."
Selain itu, catatan ini membingungkan karena dibuat dengan beberapa ejaan dan tata bahasa yang salah.
Lalu ditemukan juga botol minuman kosong yang dibeli dari toko di Niteroi dan sebuah paket yang berisi dua buah handuk.
Dari petunjuk-petunjuk yang ada, polisi berusaha membuat sebuah narasi yang mungkin bisa membongkar penyebab kematian kedua pria ini.
Karena situasi yang tidak biasa, banyak orang memberikan spekulasi berbau fiksi ke dalam kasus ini. Misalnya, ada yang menyebutkan kalau kedua pria ini telah menemukan Wormhole dan bermaksud untuk melakukan perjalanan lintas waktu. Mereka menggunakan topeng timah dan mantel untuk melindungi tubuh mereka dari efek perjalanan tersebut.
Tentu saja spekulasi ini lebih mengarah ke anekdot ketimbang fakta.
Di pihak lain, aparat kepolisian, wartawan atau penulis yang giat mengikuti kasus ini juga memiliki beberapa teori.
Salah satu teori yang pernah dikemukakan adalah kedua pria ini telah melakukan bunuh diri massal seperti yang pernah dilakukan oleh sekte-sekte tertentu. Asumsi ini didukung oleh fakta kalau keduanya pernah berusaha melakukan kontak dengan alien.
Peristiwa semacam ini pernah terjadi pada tahun 1997. Saat itu, 39 anggota sekte Heaven's Gate melakukan bunuh diri massal untuk menyambut kedatangan UFO yang dipercaya akan datang mengikuti komet Hale-Bopp.
Para anggota sekte ini melakukan bunuh diri dengan meminum sianida dan arsenik. Namun mereka tidak menggunakan topeng timah, melainkan hanya menutupi wajah mereka dengan kain hitam.
Catatan yang menyinggung mengenai meminum kapsul yang ditemukan pada Manoel dan Miguel sepertinya mendukung asumsi ini. Namun teori ini menjadi cukup tidak mungkin karena para saksi mengatakan kalau kedua pria ini tidak seperti orang yang berniat bunuh diri.
Ketika mereka mampir ke toko untuk membeli mantel dan air minum di Niteroi, keduanya menandatangani faktur yang mensyaratkan mereka untuk mengembalikan botol minuman itu supaya mendapatkan diskon. Ini tidak terlihat seperti orang yang berniat bunuh diri. Selain itu, keduanya ternyata membeli beberapa komponen elektrik yang dipercaya akan digunakan untuk pekerjaan mereka. Jika mereka berniat bunuh diri, tentulah mereka tidak akan merepotkan diri untuk membeli barang-barang tersebut.
Tetapi, sekali lagi, kalau ini adalah kematian akibat perbuatan jahat, apa penyebabnya? Kapsul beracun? Mengapa tidak ada tanda-tanda perlawanan sedikitpun?
Teori berikutnya yang paling populer adalah, Manoel dan Miguel berusaha mengadakan kontak dengan alien dan berhasil melakukannya. Walaupun terdengar mengada-ngada, teori ini adalah yang paling populer diantara teori-teori lainnya.
Kedua pria ini dikenal sangat terobsesi dengan UFO. Mereka meneliti kisah-kisah penampakan UFO dengan ekstensif, bahkan membangun sebuah laboratorium untuk tujuan ini. Selain itu, bukit Vintem disebut-sebut sebagai lokasi yang sering mendapatkan kunjungan UFO. Para penduduk sekitar bukit sering menyaksikan pesawat aneh melayang di dekat situ.
Apakah Manoel dan Miguel sedang menunggu kedatangan pesawat alien?
Apakah topeng timah tersebut digunakan untuk melindungi mereka dari radiasi pesawat tersebut?
Kalau begitu, apa manfaatnya kapsul tersebut? atau dua handuk yang ditemukan?
Dan yang paling utama adalah, apa yang menyebabkan kematian mereka? Apakah mereka menemukan pesawat alien yang kemudian menembakkan sinar misterius yang dengan seketika mencabut nyawa mereka?
Kita mungkin tidak akan pernah bisa tahu. Satu hal yang pasti. Mungkin misteri ini tidak akan benar-benar bisa diungkap. 45 tahun telah lewat dan kepolisian Brazil belum pernah menetapkan satupun tersangka pembunuhan.
Mungkin jawabannya memang jauh dari pemahaman kita. Menurut Jacques Vallee yang pernah menulis mengenai kasus ini dalam bukunya "Confrontations", bertahun-tahun setelah kasus ini terjadi, bahkan rumput-rumput di lokasi penemuan mayat menolak untuk tumbuh (walaupun beberapa argumen yang cukup masuk akal menyebutkan kalau rumput-rumput itu tidak bisa tumbuh karena formalin yang disemprot pihak kepolisian).
Dua mayat bermantel dan bertopeng timah, dua buah handuk, satu botol kosong, catatan yang membingungkan, kapsul yang hilang, obsesi dengan makhluk luar angkasa dan bukit Vintem yang misterius. Perpaduan ini telah menciptakan salah satu kasus paling misterius dalam sejarah Brazil yang mungkin tidak akan pernah bisa terpecahkan.
Baca juga: Kasus Taman Shud - Misteri paling membingungkan dalam sejarah Australia.
(forgetomori, whofortedblog.com)
Rabu, 11 Mei 2011
Bangkai burung bergigi misterius ditemukan di Iran
Adakah burung yang memiliki baris gigi di mulutnya? Sepengetahuan kita tidak ada. Tetapi, seekor bangkai burung misterius yang bergigi dilaporkan telah ditemukan di kota Meshginsharhr di barat laut propinsi Ardebil, Iran.
Para penduduk lokal menemukan bangkai burung tersebut pada hari minggu tanggal 8 Mei 2011. Burung itu terlihat seperti baru mati beberapa hari sebelumnya karena sisa-sisa bulunya masih bisa terlihat dengan jelas. Demikian dilaporkan kantor berita IRNA.
Sebuah tim kecil dari organisasi perlindungan lingkungan Iran (EPO) segera dikirim ke wilayah itu untuk menyelidiki kebenaran berita tersebut.
Salah seorang penduduk dilaporkan telah menyembunyikan bangkai itu dan tim dari EPO sedang berusaha menemukannya. Walaupun belum menemukannya, tim itu berhasil mendapatkan foto bangkai tersebut dari penduduk lokal.
Tim itu juga mendapatkan laporan dari para penduduk lokal yang menyebutkan kalau burung itu tinggal di gua dekat desa mereka.
Bangkai misterius itu memiliki tengkorak seperti anjing dengan gigi taring yang besar. Namun tubuhnya terlihat seperti seekor burung yang tidak bisa terbang. Para peneliti mengatakan kalau bangkai itu tidak sesuai dengan spesies burung yang dikenal. Jadi, penelitian lebih lanjut akan segera dilakukan dan verifikasi dari ornitologist akan segera diminta.
Menarik.
Namun kasus ini memiliki unsur rekayasa. Yang paling mencolok adalah hilangnya bangkai misterius tersebut di awal penyelidikan sehingga tidak bisa diteliti lebih lanjut. Jika bangkai ini adalah rekayasa, maka bisa jadi pembuatnya menggabungkan badan seekor burung dengan kepala seekor anjing
Namun, jika kita melihat cuplikan berita dari media Iran berikut ini, sepertinya bangkai yang hilang tersebut telah ditemukan kembali.
Ini screenshotnya:

Mungkin kali ini bangkai ini bisa diteliti lebih lanjut untuk mengetahui keasliannya. Jika bangkai ini ternyata bukan rekayasa, maka kita mendapatkan burung bergigi pertama di dunia.
Baca juga: Makhluk misterius bertaring besar ditemukan dan ditembak mati di Argentina
(presstvmobile.com)
Para penduduk lokal menemukan bangkai burung tersebut pada hari minggu tanggal 8 Mei 2011. Burung itu terlihat seperti baru mati beberapa hari sebelumnya karena sisa-sisa bulunya masih bisa terlihat dengan jelas. Demikian dilaporkan kantor berita IRNA.
Sebuah tim kecil dari organisasi perlindungan lingkungan Iran (EPO) segera dikirim ke wilayah itu untuk menyelidiki kebenaran berita tersebut.Salah seorang penduduk dilaporkan telah menyembunyikan bangkai itu dan tim dari EPO sedang berusaha menemukannya. Walaupun belum menemukannya, tim itu berhasil mendapatkan foto bangkai tersebut dari penduduk lokal.
Tim itu juga mendapatkan laporan dari para penduduk lokal yang menyebutkan kalau burung itu tinggal di gua dekat desa mereka.
Bangkai misterius itu memiliki tengkorak seperti anjing dengan gigi taring yang besar. Namun tubuhnya terlihat seperti seekor burung yang tidak bisa terbang. Para peneliti mengatakan kalau bangkai itu tidak sesuai dengan spesies burung yang dikenal. Jadi, penelitian lebih lanjut akan segera dilakukan dan verifikasi dari ornitologist akan segera diminta.
Menarik.
Namun kasus ini memiliki unsur rekayasa. Yang paling mencolok adalah hilangnya bangkai misterius tersebut di awal penyelidikan sehingga tidak bisa diteliti lebih lanjut. Jika bangkai ini adalah rekayasa, maka bisa jadi pembuatnya menggabungkan badan seekor burung dengan kepala seekor anjing
Namun, jika kita melihat cuplikan berita dari media Iran berikut ini, sepertinya bangkai yang hilang tersebut telah ditemukan kembali.
Ini screenshotnya:
Baca juga: Makhluk misterius bertaring besar ditemukan dan ditembak mati di Argentina
(presstvmobile.com)
Sabtu, 07 Mei 2011
Don Decker yang misterius - Kisah seorang pemuda yang menciptakan hujan dan melawan gravitasi
28 tahun yang lalu, sebuah peristiwa misterius terjadi di Stroudsburg, Pennsylvania. Seorang pria muda, entah dengan kekuatan apa, mampu menciptakan tetesan air dan melawan gravitasi di hadapan sembilan orang saksi. Mereka yang menyaksikan peristiwa itu percaya kalau mereka sedang berhadapan dengan kekuatan jahat yang berasal dari sang iblis sendiri.
Misteri ini sering disebut sebagai misteri Rain Boy atau Rain Starter dan dianggap sebagai salah satu misteri yang paling membingungkan dan pernah diberitakan oleh banyak media lokal hingga akhirnya ditayangkan oleh acara televisi Unsolved Mysteries pada tanggal 10 Februari 1993.
Kisah ini berkisar pada seorang pemuda bernama Donald (Donnie atau Don) Decker, seorang pemuda dari Stroudsburg, Pennsylvania, yang berusia 21 tahun. Pada tahun 1983, ia sedang menjalani hukuman antara 4 bulan hingga satu tahun penjara karena terbukti menampung barang curian.
Peristiwa misterius itu mulai terjadi ketika kakeknya, James Kishaugh, meninggal dunia.
Karena pelanggaran Decker bukan termasuk pelanggaran berat, pada tanggal 24 Februari 1983, pihak kepolisian mengijinkannya keluar penjara untuk beberapa waktu demi melayat almarhum kakeknya.
Jadi Decker pulang dan mengurus pemakaman kakeknya. Setelah seluruh proses pemakaman selesai, Decker pergi mengunjungi rumah temannya dan meminta ijin menginap karena ia tidak memiliki tempat untuk tinggal. Bob dan Jeannie Kieffer bersedia menampung Decker hingga masa ijin keluar penjara berakhir.
Tidak lama setelah Decker tinggal di rumah itu, peristiwa yang tidak terjelaskan mulai terjadi.
Suatu hari, keluarga Keiffer dan Decker sedang berada di ruang tamu sambil menonton televisi.
Tiba-tiba ketiganya merasakan rasa dingin yang luar biasa. Sepertinya suhu di ruangan itu mulai turun dengan drastis. Tidak berapa lama kemudian, titik-titik air mulai turun dari langit-langit dan tembok rumah.
Bob Keiffer kemudian menelepon pemilik rumah, Mr.Ron H. Van Why, untuk melaporkan peristiwa itu. Saat itu, Bob mengira kalau ada masalah dengan pipa saluran air rumah.
Mendapatkan laporan itu, sang pemilik rumah bergegas datang dan memeriksa tetesan air itu. Setelah melihat beberapa lama, ia menyimpulkan kalau tetesan air itu bukan berasal dari kerusakan pipa. Ia tidak dapat menemukan penyebabnya.
"Aku mengira masalahnya berasal dari pipa ledeng. Namun tidak ada pipa di tempat kebocoran itu. Setelah mengamatinya selama beberapa saat, aku menemukan kalau air itu bukan hanya datang dari langit-langit. Tetapi bisa juga datang dari dinding dan lantai rumah. Tidak ada arah yang jelas dari mana datangnya air itu. Ia bisa datang dari mana saja."
Jadi Mr.Van Why menelepon polisi karena mengira ada sesuatu yang lain sedang terjadi di dalam rumah. Ia juga menelepon istrinya, Romayne, untuk datang ke rumah itu.
Tidak berapa lama kemudian, dua petugas polisi bernama Richard Wolbert dan John Baujan tiba.
Wolbert mengatakan:
"Pada saat itu, ia (Mr.Van Why) mengatakan kepadaku 'aku ingin kau berjalan masuk ke rumah itu'. Lalu aku mengatakan kepadanya 'Aku tidak akan masuk ke dalam kecuali kau mengatakan kepadaku apa yang terjadi.' Ia berkata 'percayalah padaku, berjalan sajalah ke dalam.' Jadi aku mulai berjalan dan ia ada di belakangku. Saat aku baru berjalan dua langkah memasuki pintu rumah, aku dihantam oleh rintik-rintik air."
Wolbert berkata kalau keanehan yang terjadi bukan hanya hujan yang terjadi di dalam rumah, namun rintik-rintik air itu juga terlihat melawan hukum fisika!
"Kami berdiri di dekat pintu depan dan kemudian menyaksikan rintik-rintik air itu bergerak secara horizontal di udara. Ia melewati kami dan masuk ke ruangan lain."
Petugas John Baujan juga turut menyaksikan keanehan itu.
"Tiba-tiba aku merasakan ketakutan dan mulai merinding. Itulah yang aku rasakan. Saat itu adalah situasi dimana terjadi sesuatu yang bahkan tidak pernah kuimpikan bisa terjadi. Tidak ada satu pun yang bisa menjelaskan apa yang sedang terjadi."
Lalu, kedua polisi ini menelepon kepala polisi dan menjelaskan apa yang telah terjadi. Sementara itu mereka meminta Pasangan Kieffer, Decker, Mr. Van Why dan istri, untuk pergi ke kafe di sebelah rumah untuk makan dan membiarkan mereka memeriksa rumah itu dengan lebih leluasa. Pasangan Kieffer dan Decker mengikuti nasihat ini. Namun Mr.Van Why dan istrinya memilih untuk tetap tinggal.
Lalu, sesuatu yang aneh kembali terjadi!
Saat itu, rintik-rintik air masih turun di dalam rumah. Namun, ketika Keiffer dan Decker meninggalkan rumah itu, rintik-rintik itu berhenti!
Mr.Van Why segera menyimpulkan kalau mungkin Keiffer atau Decker adalah penyebab rintik-rintik tersebut.
Tetapi yang mana?
Dan bagaimana bisa?
Sebagai catatan, peristiwa ini terjadi di sebuah kota kecil di Pennsylvania dimana mayoritas penduduknya masih memegang teguh nilai-nilai keagamaan. Tentu saja kepercayaan akan roh jahat bukan hal yang aneh di tempat ini. Kepercayaan semacam ini juga dipegang pemilik kafe, Pam Scrofano.
Pam yang juga mengetahui peristiwa yang terjadi di kediaman Keiffer memiliki kesimpulan yang sama dengan Mr.Van Why. Bahkan ia percaya kalau Decker adalah oknum yang bertanggung jawab atas hujan misterius tersebut. Pam sendiri adalah teman lama dari keluarga Decker. Namun malam itu, ia merasakan sesuatu yang buruk sedang terjadi pada Donald Decker.
Pikirnya, mungkin ini adalah perbuatan setan. Mungkin Decker sedang kerasukan.
Belum lagi ia sempat memikirkannya lebih dalam, pasangan Keiffer dan Decker memasuki kafenya atas nasehat polisi.
Saat Decker duduk di kursi kafe, hujan mulai turun di dalam kafe tersebut!
Pam yang sejak awal telah mencurigai Decker segera berlari ke arah mesin kasir. Ia meraih sebuah salib yang tersimpan di situ dan segera menempelkan salib itu ke leher Decker. Seketika itu juga, leher Decker berubah menjadi kehitaman seperti hangus, meninggalkan bekas yang jelas terlihat.
Ketika diwawancarai oleh stasiun televisi, Pam menjelaskan:
"Jika kalian melihat Donny malam itu, kalian bisa melihat kalau ia terlihat seperti orang yang kerasukan. Ia akan memandang kalian, namun seperti tidak tahu keberadaan kalian. Pikirku, ia pasti sedang kerasukan. Kami duduk disana untuk beberapa saat dan beberapa detik kemudian, air muncul dimana-mana. Aku tidak pernah melihat sesuatu yang seperti ini terjadi. Tidak mungkin ada orang iseng yang bisa menciptakan gurauan seperti itu. Ini benar-benar nyata! Donnylah yang telah menyebabkan hujan itu. Tetapi ia melakukannya tanpa sadar."
Semua orang di ruangan sangat terkejut dengan apa yang telah terjadi. Lalu Pam membawa Keiffer dan Decker keluar dari kafenya dan kembali ke rumah Keiffer.
Ketika mereka sampai, Romayne kemudian mengkonfrontasi Decker dan mengatakan kepadanya kalau ialah yang telah menyebabkan semua ini terjadi.
Tiba-tiba, panci-panci yang ada di atas kompor mulai bergoyang dan berbunyi dengan nyaring. Dan Don Decker menemukan dirinya melayang di udara!
Tidak berapa lama kemudian, ia terlempar ke sudut ruangan.
Ketika Decker mengingat kembali pengalaman itu, ia menyebutkan kalau saat itu, sepertinya ada sebuah kekuatan besar telah mengambil alih tubuhnya. Don memiliki tubuh yang besar dan tidak mudah bisa terlempar begitu saja. Namun, ketika terlempar, ia merasa lemah dan tidak berdaya. Saat itu ia mulai sadar kalau sesuatu yang jahat sedang berlaku atas dirinya.
"Itu meyakinkanku kalau akulah yang bertanggung jawab karena hujan itu seperti mengikutiku. Hujan tidak turun ketika aku tidak ada di rumah itu. Keiffer tinggal disana dan tidak ada sesuatu yang aneh terjadi. Saat itu aku mulai sadar kalau penyebabnya adalah diriku sendiri."
Beberapa jam kemudian, petugas Bauman dan Wolbert kembali datang dengan membawa kepala polisi. Ketika kepala polisi masuk ke rumah itu, hujan misterius itu kembali muncul dan membasahinya. Tetapi, mungkin karena kebingungan, ia meminta penyelidikan dihentikan dan mengatakan kalau kasus ini hanyalah masalah pipa ledeng yang rusak. Ia juga meminta bawahannya untuk tidak membuat laporan apapun mengenai peristiwa ini.
Para petugas polisi itu pun meninggalkan kediaman Keiffer.
Walaupun kepala polisi telah meminta penyelidikan dihentikan, namun keingintahuan yang cukup kuat menghinggapi para petugas polisi tersebut sehingga membuat mereka kembali ke rumah itu untuk menemui Decker keesokan harinya. Kali ini bersama petugas lain bernama John Rundle dan Bill Davies.
Davies juga memiliki kehidupan religius yang kuat seperti Pam. Lalu ia memberikan sebuah salib kepada Decker.
Decker mengambilnya, namun segera mengembalikannya karena salib itu terasa seperti membakar telapak tangannya. Kemudian, sekali lagi, di hadapan para saksi, Decker kembali melayang di udara!
John Rundle yang telah mendengar peristiwa sebelumnya dari rekannya takjub dengan apa yang dilihatnya:
"Tiba-tiba, ia terangkat dari lantai dan melayang melintasi ruangan dengan kekuatan yang luar biasa seakan-akan sebuah bus besar telah menabraknya. Ada tiga tanda cakaran di lehernya yang menyebabkan darah mengalir keluar. Aku tidak punya jawaban mengenai kejadian ini. Dan pikiranku benar-benar tidak bisa memahaminya, bahkan hingga sekarang."
Bill Davies juga demikian:
"Aku telah menjadi polisi selama 40 tahun dan belum pernah menyaksikan peristiwa seperti itu. Biasanya, jika kita menyelidiki sesuatu, kita akan mendapatkan penjelasan mengenainya. Untuk kasus ini, tidak ada penjelasannya."
Pada malam ketiga setelah hujan pertama turun di ruangan, Mr.Van Why akhirnya memutuskan untuk memanggil seorang pendeta untuk melakukan ritual pengusiran setan. Decker pun setuju untuk menjalaninya.
Ketika sang pendeta mulai berdoa, tubuh Decker mulai berguncang selama beberapa saat. Lalu, ia mulai terlihat lemas dan lebih rileks.
Dan atmosfer di ruangan itu pun berubah. Rintik-rintik air yang turun pun lenyap.
Semua orang merasa lega dan percaya kalau mimpi buruk mereka telah berakhir. Bagi keluarga Keiffer, mungkin iya. Tetapi tidak bagi Don Decker.
Setelah masa ijin Decker berakhir, ia pun kembali ke penjara. Decker mulai memikirkan kembali peristiwa yang telah dialaminya beberapa hari belakangan dan ia mulai berpikir, apakah ia dapat kembali menciptakan hujan di dalam penjara ini?
Pada saat itu, tidak terjadi apa-apa. Namun beberapa hari kemudian, apa yang dipikirkannya mulai berubah menjadi kenyataan. Hujan mulai turun di dalam penjara, tepat di ruangan di mana Decker ditahan! Air juga terlihat merembes keluar dari lantai.
Decker mengatakan kepada sipir bernama Dave Keenhold yang kebingungan kalau ialah yang telah menyebabkan hujan terjadi di dalam penjara. Sang sipir tidak percaya dan menantangnya untuk kembali menciptakan hujan. Decker kembali melakukannya dan hujan kembali turun.
Sipir yang ketakutan ini kemudian memanggil pendeta penjara bernama William Blackburn karena ia pun percaya kalau Decker sedang mengalami kerasukan.
Pendeta Blackburn mendatangi Decker dan bertanya kepadanya apakah ia telah merekayasa semua ini. Decker menolak tuduhan itu.
Beberapa detik kemudian, perilaku Decker berubah drastis dan bau aneh mulai tercium di ruangan itu.
Blackburn mengingat saat-saat menegangkan itu:
"Para dokter dan perawat mengatakan kalau kita memasuki sebuah ruangan dimana seseorang sekarat karena kanker, kita bisa mencium bau yang tidak biasa. Sama dengan ini, aku mencium bau yang jauh lebih kuat, iblis yang sedang bekerja."
Belum lagi bau itu lenyap, Decker mengangkat tangannya dan hujan mulai turun kembali.
"Itu adalah hujan yang datang dari iblis." Kata Blackburn.
"Ada kabut. Saat itu aku sedang berada dalam hadirat Iblis. Aku mulai membuka alkitab dan membacakannya untuknya. Aku pun diliputi oleh ketakutan. Kalau di pikir-pikir, mungkin saat itu aku lebih banyak berdoa untuk diriku dibanding untuk Decker."
Blackburn ternyata tidak perlu menunggu lama karena hujan itu pun berhenti.
Decker pun terlihat telah berubah menjadi lebih tenang. Ia berterima kasih kepada Blackburn karena telah berdoa untuknya.
Setelah peristiwa tersebut, Don Decker tidak pernah lagi mengalami kejadian serupa.
Kejadian ini telah berlangsung cukup lama, yaitu tahun 1983 sehingga kita hanya akan menemukan sedikit sumber mengenai peristiwa ini. Namun, para penduduk Stroudsburg masih bisa mengkonfirmasi peristiwa ini dan tokoh-tokoh yang menyaksikannya pun kebanyakan masih hidup sampai saat ini.
Mengenai Decker, mereka yang mengetahui peristiwa ini tidak ragu kalau apa yang terjadi saat itu adalah pekerjaan Iblis.
"Ia kerasukan." Kata Blackburn.
"Tidak ada keraguan di dalam pikiranku. Tidak mungkin ada manusia yang dapat melakukan seperti yang dilakukannya di ruangan itu."
Bagi Decker sendiri, peristiwa yang dialaminya dianggap sebagai episode aneh dalam kehidupannya.
"kejadian itu sudah tidak pernah terulang kembali." Katanya.
"Pada dasarnya, aku berharap peristiwa itu tidak akan terjadi lagi. Dan aku, kalian tahu, hanya menjalani kehidupan ini hari demi hari."
Belakangan, Decker mengungkapkan kalau pada usia 7 tahun, ia pernah mengalami pelecehan seksual oleh kakeknya. Ia percaya kalau roh kakeknya mungkin bertanggung jawab atas hujan misterius tersebut.
"Menurutku semua ini adalah perbuatannya. Pada waktu aku masih kecil, ia menganiayaku. Ketika ia meninggal, ia masih mencari kesempatan untuk kembali menganiayaku."
Soal itu, tidak ada yang tahu pasti. Tetapi paling tidak, Decker lega karena peristiwa ini telah berakhir.
Peter Jordan, seorang peneliti paranormal yang turut meneliti kasus Decker memberikan pendapatnya:
"Sampai saat ini, kasus Donald Decker adalah kasus paling menarik dan paling penting yang pernah aku tangani. Ini tidak berarti kalau aku percaya peristiwa ini memberikan bukti positif mengenai kerasukan setan. Namun, dalam kasus ini, dan dari pengalaman pribadiku, peristiwa ini memang paling mendekati hipotesis itu."
Benarkah semua peristiwa ini diakibatkan oleh roh jahat?
Ataukah Don Decker memiliki kekuatan seorang mutan seperti Storm dalam film X Men?
Kalau bukan, apa yang menyebabkannya?
Paling tidak, ada sembilan saksi yang menyaksikan peristiwa itu, termasuk petugas polisi James Bauman yang saat ini sudah menjadi kepala polisi daerah Stroudsburg.
Namun kisah ini belum berakhir begitu saja. 10 tahun kemudian, tim Unsolved Mysteries pergi menuju Stroudsburg untuk mengerjakan tayangan mengenai Don Decker. Setelah menyelesaikan semua wawancara yang dibutuhkan, sembilan orang kru kembali ke motel untuk tidur dan beristirahat. Keesokan paginya, ketika mereka keluar dari kamar masing-masing, mereka menemukan air dalam jumlah besar menggenangi lantai dimana kamar mereka berada. Anehnya, lantai lain yang tidak ditinggali kru tidak mengalami masalah ini.
Tidak ada satupun yang bisa menjelaskan asal air yang misterius itu.
Baca juga: Wajah-wajah misterius dari Belmez.
(unsolved.com, mcdowellnews.com)
Misteri ini sering disebut sebagai misteri Rain Boy atau Rain Starter dan dianggap sebagai salah satu misteri yang paling membingungkan dan pernah diberitakan oleh banyak media lokal hingga akhirnya ditayangkan oleh acara televisi Unsolved Mysteries pada tanggal 10 Februari 1993.
Kisah ini berkisar pada seorang pemuda bernama Donald (Donnie atau Don) Decker, seorang pemuda dari Stroudsburg, Pennsylvania, yang berusia 21 tahun. Pada tahun 1983, ia sedang menjalani hukuman antara 4 bulan hingga satu tahun penjara karena terbukti menampung barang curian.
Peristiwa misterius itu mulai terjadi ketika kakeknya, James Kishaugh, meninggal dunia.
Karena pelanggaran Decker bukan termasuk pelanggaran berat, pada tanggal 24 Februari 1983, pihak kepolisian mengijinkannya keluar penjara untuk beberapa waktu demi melayat almarhum kakeknya.
Jadi Decker pulang dan mengurus pemakaman kakeknya. Setelah seluruh proses pemakaman selesai, Decker pergi mengunjungi rumah temannya dan meminta ijin menginap karena ia tidak memiliki tempat untuk tinggal. Bob dan Jeannie Kieffer bersedia menampung Decker hingga masa ijin keluar penjara berakhir.
Tidak lama setelah Decker tinggal di rumah itu, peristiwa yang tidak terjelaskan mulai terjadi.
Suatu hari, keluarga Keiffer dan Decker sedang berada di ruang tamu sambil menonton televisi.
Tiba-tiba ketiganya merasakan rasa dingin yang luar biasa. Sepertinya suhu di ruangan itu mulai turun dengan drastis. Tidak berapa lama kemudian, titik-titik air mulai turun dari langit-langit dan tembok rumah.
Bob Keiffer kemudian menelepon pemilik rumah, Mr.Ron H. Van Why, untuk melaporkan peristiwa itu. Saat itu, Bob mengira kalau ada masalah dengan pipa saluran air rumah.
Mendapatkan laporan itu, sang pemilik rumah bergegas datang dan memeriksa tetesan air itu. Setelah melihat beberapa lama, ia menyimpulkan kalau tetesan air itu bukan berasal dari kerusakan pipa. Ia tidak dapat menemukan penyebabnya.
"Aku mengira masalahnya berasal dari pipa ledeng. Namun tidak ada pipa di tempat kebocoran itu. Setelah mengamatinya selama beberapa saat, aku menemukan kalau air itu bukan hanya datang dari langit-langit. Tetapi bisa juga datang dari dinding dan lantai rumah. Tidak ada arah yang jelas dari mana datangnya air itu. Ia bisa datang dari mana saja."
Jadi Mr.Van Why menelepon polisi karena mengira ada sesuatu yang lain sedang terjadi di dalam rumah. Ia juga menelepon istrinya, Romayne, untuk datang ke rumah itu.
Tidak berapa lama kemudian, dua petugas polisi bernama Richard Wolbert dan John Baujan tiba.
Wolbert mengatakan:
"Pada saat itu, ia (Mr.Van Why) mengatakan kepadaku 'aku ingin kau berjalan masuk ke rumah itu'. Lalu aku mengatakan kepadanya 'Aku tidak akan masuk ke dalam kecuali kau mengatakan kepadaku apa yang terjadi.' Ia berkata 'percayalah padaku, berjalan sajalah ke dalam.' Jadi aku mulai berjalan dan ia ada di belakangku. Saat aku baru berjalan dua langkah memasuki pintu rumah, aku dihantam oleh rintik-rintik air."
Wolbert berkata kalau keanehan yang terjadi bukan hanya hujan yang terjadi di dalam rumah, namun rintik-rintik air itu juga terlihat melawan hukum fisika!
"Kami berdiri di dekat pintu depan dan kemudian menyaksikan rintik-rintik air itu bergerak secara horizontal di udara. Ia melewati kami dan masuk ke ruangan lain."
Petugas John Baujan juga turut menyaksikan keanehan itu.
"Tiba-tiba aku merasakan ketakutan dan mulai merinding. Itulah yang aku rasakan. Saat itu adalah situasi dimana terjadi sesuatu yang bahkan tidak pernah kuimpikan bisa terjadi. Tidak ada satu pun yang bisa menjelaskan apa yang sedang terjadi."
Lalu, kedua polisi ini menelepon kepala polisi dan menjelaskan apa yang telah terjadi. Sementara itu mereka meminta Pasangan Kieffer, Decker, Mr. Van Why dan istri, untuk pergi ke kafe di sebelah rumah untuk makan dan membiarkan mereka memeriksa rumah itu dengan lebih leluasa. Pasangan Kieffer dan Decker mengikuti nasihat ini. Namun Mr.Van Why dan istrinya memilih untuk tetap tinggal.
Lalu, sesuatu yang aneh kembali terjadi!
Saat itu, rintik-rintik air masih turun di dalam rumah. Namun, ketika Keiffer dan Decker meninggalkan rumah itu, rintik-rintik itu berhenti!
Mr.Van Why segera menyimpulkan kalau mungkin Keiffer atau Decker adalah penyebab rintik-rintik tersebut.
Tetapi yang mana?
Dan bagaimana bisa?
Sebagai catatan, peristiwa ini terjadi di sebuah kota kecil di Pennsylvania dimana mayoritas penduduknya masih memegang teguh nilai-nilai keagamaan. Tentu saja kepercayaan akan roh jahat bukan hal yang aneh di tempat ini. Kepercayaan semacam ini juga dipegang pemilik kafe, Pam Scrofano.
Pam yang juga mengetahui peristiwa yang terjadi di kediaman Keiffer memiliki kesimpulan yang sama dengan Mr.Van Why. Bahkan ia percaya kalau Decker adalah oknum yang bertanggung jawab atas hujan misterius tersebut. Pam sendiri adalah teman lama dari keluarga Decker. Namun malam itu, ia merasakan sesuatu yang buruk sedang terjadi pada Donald Decker.
Pikirnya, mungkin ini adalah perbuatan setan. Mungkin Decker sedang kerasukan.
Belum lagi ia sempat memikirkannya lebih dalam, pasangan Keiffer dan Decker memasuki kafenya atas nasehat polisi.
Saat Decker duduk di kursi kafe, hujan mulai turun di dalam kafe tersebut!
Pam yang sejak awal telah mencurigai Decker segera berlari ke arah mesin kasir. Ia meraih sebuah salib yang tersimpan di situ dan segera menempelkan salib itu ke leher Decker. Seketika itu juga, leher Decker berubah menjadi kehitaman seperti hangus, meninggalkan bekas yang jelas terlihat.
Ketika diwawancarai oleh stasiun televisi, Pam menjelaskan:
"Jika kalian melihat Donny malam itu, kalian bisa melihat kalau ia terlihat seperti orang yang kerasukan. Ia akan memandang kalian, namun seperti tidak tahu keberadaan kalian. Pikirku, ia pasti sedang kerasukan. Kami duduk disana untuk beberapa saat dan beberapa detik kemudian, air muncul dimana-mana. Aku tidak pernah melihat sesuatu yang seperti ini terjadi. Tidak mungkin ada orang iseng yang bisa menciptakan gurauan seperti itu. Ini benar-benar nyata! Donnylah yang telah menyebabkan hujan itu. Tetapi ia melakukannya tanpa sadar."
Semua orang di ruangan sangat terkejut dengan apa yang telah terjadi. Lalu Pam membawa Keiffer dan Decker keluar dari kafenya dan kembali ke rumah Keiffer.Ketika mereka sampai, Romayne kemudian mengkonfrontasi Decker dan mengatakan kepadanya kalau ialah yang telah menyebabkan semua ini terjadi.
Tiba-tiba, panci-panci yang ada di atas kompor mulai bergoyang dan berbunyi dengan nyaring. Dan Don Decker menemukan dirinya melayang di udara!
Tidak berapa lama kemudian, ia terlempar ke sudut ruangan.
Ketika Decker mengingat kembali pengalaman itu, ia menyebutkan kalau saat itu, sepertinya ada sebuah kekuatan besar telah mengambil alih tubuhnya. Don memiliki tubuh yang besar dan tidak mudah bisa terlempar begitu saja. Namun, ketika terlempar, ia merasa lemah dan tidak berdaya. Saat itu ia mulai sadar kalau sesuatu yang jahat sedang berlaku atas dirinya.
"Itu meyakinkanku kalau akulah yang bertanggung jawab karena hujan itu seperti mengikutiku. Hujan tidak turun ketika aku tidak ada di rumah itu. Keiffer tinggal disana dan tidak ada sesuatu yang aneh terjadi. Saat itu aku mulai sadar kalau penyebabnya adalah diriku sendiri."
Beberapa jam kemudian, petugas Bauman dan Wolbert kembali datang dengan membawa kepala polisi. Ketika kepala polisi masuk ke rumah itu, hujan misterius itu kembali muncul dan membasahinya. Tetapi, mungkin karena kebingungan, ia meminta penyelidikan dihentikan dan mengatakan kalau kasus ini hanyalah masalah pipa ledeng yang rusak. Ia juga meminta bawahannya untuk tidak membuat laporan apapun mengenai peristiwa ini.
Para petugas polisi itu pun meninggalkan kediaman Keiffer.
Walaupun kepala polisi telah meminta penyelidikan dihentikan, namun keingintahuan yang cukup kuat menghinggapi para petugas polisi tersebut sehingga membuat mereka kembali ke rumah itu untuk menemui Decker keesokan harinya. Kali ini bersama petugas lain bernama John Rundle dan Bill Davies.
Davies juga memiliki kehidupan religius yang kuat seperti Pam. Lalu ia memberikan sebuah salib kepada Decker.
Decker mengambilnya, namun segera mengembalikannya karena salib itu terasa seperti membakar telapak tangannya. Kemudian, sekali lagi, di hadapan para saksi, Decker kembali melayang di udara!
John Rundle yang telah mendengar peristiwa sebelumnya dari rekannya takjub dengan apa yang dilihatnya:
"Tiba-tiba, ia terangkat dari lantai dan melayang melintasi ruangan dengan kekuatan yang luar biasa seakan-akan sebuah bus besar telah menabraknya. Ada tiga tanda cakaran di lehernya yang menyebabkan darah mengalir keluar. Aku tidak punya jawaban mengenai kejadian ini. Dan pikiranku benar-benar tidak bisa memahaminya, bahkan hingga sekarang."
Bill Davies juga demikian:
"Aku telah menjadi polisi selama 40 tahun dan belum pernah menyaksikan peristiwa seperti itu. Biasanya, jika kita menyelidiki sesuatu, kita akan mendapatkan penjelasan mengenainya. Untuk kasus ini, tidak ada penjelasannya."
Pada malam ketiga setelah hujan pertama turun di ruangan, Mr.Van Why akhirnya memutuskan untuk memanggil seorang pendeta untuk melakukan ritual pengusiran setan. Decker pun setuju untuk menjalaninya.
Ketika sang pendeta mulai berdoa, tubuh Decker mulai berguncang selama beberapa saat. Lalu, ia mulai terlihat lemas dan lebih rileks.
Dan atmosfer di ruangan itu pun berubah. Rintik-rintik air yang turun pun lenyap.
Semua orang merasa lega dan percaya kalau mimpi buruk mereka telah berakhir. Bagi keluarga Keiffer, mungkin iya. Tetapi tidak bagi Don Decker.
Setelah masa ijin Decker berakhir, ia pun kembali ke penjara. Decker mulai memikirkan kembali peristiwa yang telah dialaminya beberapa hari belakangan dan ia mulai berpikir, apakah ia dapat kembali menciptakan hujan di dalam penjara ini?
Pada saat itu, tidak terjadi apa-apa. Namun beberapa hari kemudian, apa yang dipikirkannya mulai berubah menjadi kenyataan. Hujan mulai turun di dalam penjara, tepat di ruangan di mana Decker ditahan! Air juga terlihat merembes keluar dari lantai.
Decker mengatakan kepada sipir bernama Dave Keenhold yang kebingungan kalau ialah yang telah menyebabkan hujan terjadi di dalam penjara. Sang sipir tidak percaya dan menantangnya untuk kembali menciptakan hujan. Decker kembali melakukannya dan hujan kembali turun.
Sipir yang ketakutan ini kemudian memanggil pendeta penjara bernama William Blackburn karena ia pun percaya kalau Decker sedang mengalami kerasukan.
Pendeta Blackburn mendatangi Decker dan bertanya kepadanya apakah ia telah merekayasa semua ini. Decker menolak tuduhan itu.
Beberapa detik kemudian, perilaku Decker berubah drastis dan bau aneh mulai tercium di ruangan itu.
Blackburn mengingat saat-saat menegangkan itu:
"Para dokter dan perawat mengatakan kalau kita memasuki sebuah ruangan dimana seseorang sekarat karena kanker, kita bisa mencium bau yang tidak biasa. Sama dengan ini, aku mencium bau yang jauh lebih kuat, iblis yang sedang bekerja."
Belum lagi bau itu lenyap, Decker mengangkat tangannya dan hujan mulai turun kembali.
"Itu adalah hujan yang datang dari iblis." Kata Blackburn.
"Ada kabut. Saat itu aku sedang berada dalam hadirat Iblis. Aku mulai membuka alkitab dan membacakannya untuknya. Aku pun diliputi oleh ketakutan. Kalau di pikir-pikir, mungkin saat itu aku lebih banyak berdoa untuk diriku dibanding untuk Decker."
Blackburn ternyata tidak perlu menunggu lama karena hujan itu pun berhenti.
Decker pun terlihat telah berubah menjadi lebih tenang. Ia berterima kasih kepada Blackburn karena telah berdoa untuknya.
Setelah peristiwa tersebut, Don Decker tidak pernah lagi mengalami kejadian serupa.
Kejadian ini telah berlangsung cukup lama, yaitu tahun 1983 sehingga kita hanya akan menemukan sedikit sumber mengenai peristiwa ini. Namun, para penduduk Stroudsburg masih bisa mengkonfirmasi peristiwa ini dan tokoh-tokoh yang menyaksikannya pun kebanyakan masih hidup sampai saat ini.
Mengenai Decker, mereka yang mengetahui peristiwa ini tidak ragu kalau apa yang terjadi saat itu adalah pekerjaan Iblis.
"Ia kerasukan." Kata Blackburn.
"Tidak ada keraguan di dalam pikiranku. Tidak mungkin ada manusia yang dapat melakukan seperti yang dilakukannya di ruangan itu."
Bagi Decker sendiri, peristiwa yang dialaminya dianggap sebagai episode aneh dalam kehidupannya.
"kejadian itu sudah tidak pernah terulang kembali." Katanya.
"Pada dasarnya, aku berharap peristiwa itu tidak akan terjadi lagi. Dan aku, kalian tahu, hanya menjalani kehidupan ini hari demi hari."
Belakangan, Decker mengungkapkan kalau pada usia 7 tahun, ia pernah mengalami pelecehan seksual oleh kakeknya. Ia percaya kalau roh kakeknya mungkin bertanggung jawab atas hujan misterius tersebut.
"Menurutku semua ini adalah perbuatannya. Pada waktu aku masih kecil, ia menganiayaku. Ketika ia meninggal, ia masih mencari kesempatan untuk kembali menganiayaku."
Soal itu, tidak ada yang tahu pasti. Tetapi paling tidak, Decker lega karena peristiwa ini telah berakhir.
Peter Jordan, seorang peneliti paranormal yang turut meneliti kasus Decker memberikan pendapatnya:
"Sampai saat ini, kasus Donald Decker adalah kasus paling menarik dan paling penting yang pernah aku tangani. Ini tidak berarti kalau aku percaya peristiwa ini memberikan bukti positif mengenai kerasukan setan. Namun, dalam kasus ini, dan dari pengalaman pribadiku, peristiwa ini memang paling mendekati hipotesis itu."
Benarkah semua peristiwa ini diakibatkan oleh roh jahat?
Ataukah Don Decker memiliki kekuatan seorang mutan seperti Storm dalam film X Men?
Kalau bukan, apa yang menyebabkannya?
Paling tidak, ada sembilan saksi yang menyaksikan peristiwa itu, termasuk petugas polisi James Bauman yang saat ini sudah menjadi kepala polisi daerah Stroudsburg.
Namun kisah ini belum berakhir begitu saja. 10 tahun kemudian, tim Unsolved Mysteries pergi menuju Stroudsburg untuk mengerjakan tayangan mengenai Don Decker. Setelah menyelesaikan semua wawancara yang dibutuhkan, sembilan orang kru kembali ke motel untuk tidur dan beristirahat. Keesokan paginya, ketika mereka keluar dari kamar masing-masing, mereka menemukan air dalam jumlah besar menggenangi lantai dimana kamar mereka berada. Anehnya, lantai lain yang tidak ditinggali kru tidak mengalami masalah ini.
Tidak ada satupun yang bisa menjelaskan asal air yang misterius itu.
Baca juga: Wajah-wajah misterius dari Belmez.
(unsolved.com, mcdowellnews.com)
Sabtu, 30 April 2011
Misteri pendaratan UFO dan alien di sekolah Ariel di Ruwa, Zimbabwe
Pada tanggal 14 September 1994, sebuah UFO terlihat membelah langit Afrika. Dua hari kemudian, sesuatu mendarat di halaman sebuah sekolah di Ruwa, Zimbabwe. Dari dalam benda misterius tersebut, keluar sesosok makhluk aneh yang belum pernah terlihat sebelumnya. Penampakan ini disaksikan oleh 62 pelajar yang saat itu sedang bermain di lapangan sekolah.
Hari itu tanggal 16 September 1994.
Sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.
Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang dewasa yang ada di sekolah itu adalah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.
Jadi, sebagian murid pergi ke lapangan dan bermain bola kaki. Sekolah Ariel sendiri memiliki murid dari berbagai etnis dan latar belakang.
Setelah bermain selama beberapa lama, tiba-tiba beberapa diantara mereka menunjuk ke atas dengan ekspresi kaget. Anak-anak lainnya segera menoleh ke langit.
Terlihatlah tiga buah objek bulat aneh berwarna perak terbang melintasi sekolah. Beberapa detik kemudian, diiringi cahaya yang terang benderang, tiga objek itu menghilang untuk kemudian muncul di tempat lain. Proses ini terjadi beberapa kali hingga gerakannya mulai melambat.
Lalu, salah satu diantaranya mulai menurunkan ketinggian dan mendarat di bagian tanah yang penuh dengan pohon dan semak sekitar 100 meter dari lapangan tempat anak-anak bermain.
Saat itu ada 62 pelajar berusia antara 6 -12 tahun yang menyaksikan pemandangan ini secara langsung.
Tidak lama kemudian, sesosok pria kecil dengan tinggi sekitar 1 meter, muncul di bagian atas objek tersebut. Lalu, ia turun dan berjalan dengan cara yang aneh.
Menurut kesaksian yang diceritakan oleh anak-anak itu, pria kecil itu memakai pakaian berwarna hitam ketat yang terlihat bersinar. Wajahnya pucat dan rambutnya berwarna hitam panjang hingga sebahu (Kesaksian lain menyebutkan kalau makhluk ini tidak berambut). Pria kecil itu juga memiliki leher yang agak panjang dengan mata yang besar dan bulat.
Menyaksikan pemandangan yang luar biasa itu, anak-anak yang lebih kecil segera menangis ketakutan. Mereka mengira iblis telah datang untuk memakan mereka. Di kebudayaan Zimbabwe memang ada legenda mengenai Tokoloshis, iblis yang suka memakan anak kecil.
Salah seorang anak kemudian berlari ke kantin sekolah sambil berteriak minta tolong. Namun, ibu penjaga menolak untuk meninggalkan kantinnya karena kuatir barang jualannya akan dicuri oleh anak-anak lainnya.
Ketika menyaksikan sekumpulan pelajar yang terbengong-bengong itu, pria kecil itu sepertinya mulai ragu-ragu, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Kemudian, sesosok pria kecil lainnya, entahkah pria yang sama atau yang berbeda, muncul di bagian belakang objek tersebut.
Beberapa saat kemudian, pria kecil itu tidak terlihat lagi dan objek itu segera terbang dan menghilang di langit.
Peristiwa penampakan ini berlangsung sekitar 15 menit dan membuat anak-anak sekolah itu mengalami shock.
Berita mengenai adanya pendaratan UFO dan makhluk alien di dekat sekolah Ariel segera membuat para peneliti UFO berdatangan ke lokasi tersebut. Mereka mewawancarai anak-anak tersebut dan meminta mereka untuk mengingat kembali peristiwa misterius tersebut.
"Awalnya, aku mengira kalau ia adalah tukang kebun," Kata salah seorang anak kelas empat. "Lalu aku menyadari kalau makhluk itu adalah alien."
Anak itu juga mengatakan kalau makhluk itu memiliki mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia mengatakan kalau makhluk itu "Memantul seperti sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."
Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.
Isabella, 10 tahun, berkata: "Ia hanya menatap kami. Ia terlihat menakutkan. kami berusaha untuk tidak menatapnya. Namun mata dan hatiku seperti terbawa olehnya."
Menariknya, Isabella dan anak-anak lain percaya kalau makhluk itu telah melakukan komunikasi lewat pandangan matanya dan berkata kepada anak-anak itu bagaimana manusia telah melakukan perbuatan-perbuatan buruk yang merusak planet bumi.
Elsa (Bukan nama asli), juga menegaskan hal ini. Ketika melihat makhluk itu, pikirannya hanyut oleh kekuatiran mengenai kondisi bumi yang kian parah. Ia yakin kalau makhluk ini hendak mengatakan sesuatu mengenai masa depan bumi.
"Dunia ini akan berakhir, mungkin karena kita tidak menjaga planet ini atau udaranya. Seperti kondisi dimana pohon-pohon akan bertumbangan, udara semakin habis dan orang-orang menjadi sekarat. Pikiran-pikiran itu sepertinya masuk ke kepalaku dari mata pria kecil itu."
Elsa berkata kalau ia diliputi oleh kekuatiran itu hingga ia pulang ke rumah.
Cynthia Hind, salah seorang peneliti UFO Afrika, yang ikut menyelidiki kasus ini keesokan harinya, meminta murid-murid untuk menggambar apa yang disaksikan oleh mereka. Cynthia mendapatkan 35 gambar sketsa yang menunjukkan objek-objek yang serupa.

Salah seorang anak perempuan yang memberikan gambarnya bahkan berkata: "Aku bersumpah demi seluruh rambut di kepalaku dan demi Alkitab kalau aku mengatakan hal yang sebenarnya."
Apa yang sebenarnya telah terjadi di Ruwa?
Apakah anak-anak ini telah sepakat untuk memberitakan kabar bohong?
Peristiwa penampakan yang terjadi di sekolah Ariel ini dianggap sebagai salah satu misteri UFO paling penting di masa modern ini. Banyak orang telah berusaha menjelaskan peristiwa ini, namun tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban yang cukup memuaskan.
Salah satu tayangan televisi Afrika pernah mengemukakan teori kalau anak-anak tersebut mungkin telah salah mengidentifikasi gas rawa. Tentu saja teori ini cukup mengada-ngada. Bagaimana mungkin gas rawa bisa terlihat seperti pria kecil bermata besar?
Jika bukan itu, lalu apa kemungkinan lainnya?
Mari kita lihat satu persatu.
Kemungkinan pertama adalah, anak-anak ini telah ditipu oleh sekelompok orang iseng. Kelompok orang iseng ini mungkin telah membuat UFO buatan dan meminta seorang anak kecil untuk menyamar menjadi alien. Mereka menjadikan anak-anak ini sebagai target karena di dunia ini masih banyak orang yang percaya kalau anak kecil tidak pernah berbohong.
Tujuannya mungkin untuk sekedar gurauan, kampanye lingkungan hidup atau untuk menciptakan propaganda mengenai keberadaan alien.
Jika iya, bagaimana cara mereka membuatnya?
Bagaimana mereka menjelaskan pesan telepati yang diterima beberapa anak?
Kemungkinan kedua adalah, anak-anak itu sedang menyaksikan eksperimen rahasia pemerintah. Mungkin pemerintah Zimbabwe sedang mengujicobakan pesawat tempur baru mereka yang bernilai 40 quintillion dolar Zimbabwe (FYI - Kembali ke tahun 2009, harga sebutir telur di sana adalah 35 miliar dolar). Pesawat itu mendarat di dekat sekolah dan para pilotnya yang secara khusus direkrut keluar sebentar dari pesawat untuk mencari udara segar. Sedangkan telepati tersebut hanyalah khayalan dari sebagian anak.
Percayakah kalian dengan teori ini?
Kemungkinan ketiga adalah histeria massa. Dengan sebab yang tidak diketahui, mungkin 62 anak-anak sekolah ini mengalami histeria massa sehingga mereka mengalami halusinasi. Ini bisa menjelaskan terjadinya penampakan dan telepati tersebut. Pada masa lampau, histeria massa umumnya terjadi karena sebab seperti penampakan yang tidak terjelaskan, spora beracun atau propaganda yang berlebihan.
Namun dalam kasus ini, apa penyebabnya? Mereka yang mempercayai teori ini memang gagal mengidentifikasi penyebabnya.
Menurut Dr.John Mack, sesungguhnya memang tidak ada penyebab karena ia percaya kalau anak-anak ini tidak mengalami histeria massa. Dr.Mack adalah seorang profesor dari Harvard Medical School. Ia khusus mendatangi sekolah itu dan mewawancarai 12 pelajar yang turut menyaksikan peristiwa itu.
Menurutnya, anak-anak itu telah memberikan kesaksian yang konsisten sehingga membuat ia percaya kalau mereka tidak sedang mengalami histeria massa.
Kalau bukan histeria massa, lalu apa?
Kemungkinan keempat adalah, 62 anak ini telah bersekongkol untuk menipu masyarakat dunia. Mungkin beberapa minggu sebelumnya mereka telah mengadakan rapat rahasia dan menunjuk salah seorang pelajar paling cemerlang untuk menyusun sebuah skenario. Setelah itu mereka mulai menyamakan ide dan menunjuk seorang supervisor untuk mengawasi jalannya rekayasa ini. Sebelum rapat diakhiri, sang pemimpin rapat berhasil membuat semua anak ini bersumpah untuk tidak menceritakan rencana mereka kepada orang lain.
Ketika waktunya cukup tepat (saat guru-guru sedang rapat), mereka menjalankan aksinya dan akhirnya kita mendapatkan salah satu cerita perjumpaan paling menarik dalam dunia Ufologi. (Percaya atau tidak, cukup banyak orang-orang yang menganggap anak-anak ini memang berbohong)
Well, tentu saja sebagian besar dari kita akan menolak teori ini. Soalnya, apa sih yang bisa dilakukan oleh anak-anak?
Tetapi, setelah menonton film Home Alone, mungkin sebagian dari kalian mulai akan mempercayai teori ini.
Kemungkinan kelima, anak-anak ini menjumpai siluman hutan. Tokoloshis, sang iblis pemakan anak, memutuskan untuk muncul dan mencari makan siang. Namun, karena melihat jumlah anak-anak yang cukup banyak. Ia memutuskan untuk pulang ke guanya dan menyusun rencana kunjungan yang berikutnya.
Jika ini yang terjadi, betapa teknologi telah mengubah dunia (termasuk dunia roh). Ribuan tahun yang lalu, mungkin mereka hanya menggunakan karpet terbang untuk bepergian. Sekarang mereka menggunakan piring terbang bercahaya keperakan.
(Di Indonesia, roh tidak suka memakan anak-anak sekolah. Mereka lebih suka merasukinya beramai-ramai).
Kemungkinan keenam yang juga kemungkinan terakhir, anak-anak ini benar-benar telah menjumpai alien dari planet lain yang karena suatu sebab lebih peduli dengan keadaan bumi dibanding umat manusia.
Alien-alien ini memutuskan untuk mengunjungi bumi dan memperingati manusia akan potensi kehancuran yang akan datang. Mereka terbang ke Zimbabwe dan tiba-tiba mendapatkan ide kalau 62 anak ini bisa menjadi megaphone untuk memperingati dunia akan masa depan bumi yang suram (Walaupun saya akan lebih menyarankan mereka untuk mengunjungi para pembalak liar ketimbang anak-anak ini).
Tentu saja kemungkinan ini pun bisa menjelaskan penampakan dan telepati yang dialami.
Weird!
Jelas kasus ini adalah salah satu misteri yang paling menarik pada abad ini.
Satu-satunya bukti yang dimiliki hanyalah kesaksian anak-anak ini. Seorang peneliti pernah datang ke lokasi dan berusaha mencari sisa-sisa pendaratan atau radiasi, namun gagal. Boleh dibilang, tempat itu bersih seperti tidak pernah terjadi peristiwa apapun.
Dalam salah satu wawancaranya, Dr.Mack berkata: "Saya mungkin tidak akan menerima bulat-bulat apa yang dikatakan oleh anak-anak ini. Namun saya menganggapnya serius. Saya tidak akan pernah mengatakan kalau ada alien di luar sana yang kerjaannya menculik orang-orang. Namun saya akan mengatakan kalau ada fenomena-fenomena menarik yang tidak bisa saya jelaskan sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam."
Pada tahun 2004, Dr.Mack tewas akibat ditabrak oleh pengendara mabuk dan hingga saat ini mungkin tidak ada peneliti lain yang menaruh perhatian atas kasus Ruwa sebesar Dr.Mack. (Cynthia Hind juga sudah meninggal pada tahun 2000).
Dengan demikian kasus Ruwa mungkin akan segera terlupakan dan masuk ke dalam arsip kasus-kasus tidak terpecahkan lainnya.
Jika kalian memiliki koneksi internet yang cepat, kalian bisa menyaksikan video wawancara Dr.Mack di bawah ini:
(americanmonster.com, johnmackinstitue.org)
Hari itu tanggal 16 September 1994.
Sekitar 20 kilometer dari kota Harare, tepatnya di kota Ruwa, sekumpulan pelajar sekolah yang sedang bermain akan segera mengalami sesuatu yang luar biasa.
Saat itu pukul 10:15 pagi. Para guru di sekolah dasar Ariel sedang mengikuti rapat. Jadi, para murid dibiarkan bermain tanpa pengawasan. Satu-satunya orang dewasa yang ada di sekolah itu adalah seorang ibu yang sedang berjualan di kantin sekolah.
Jadi, sebagian murid pergi ke lapangan dan bermain bola kaki. Sekolah Ariel sendiri memiliki murid dari berbagai etnis dan latar belakang.
Setelah bermain selama beberapa lama, tiba-tiba beberapa diantara mereka menunjuk ke atas dengan ekspresi kaget. Anak-anak lainnya segera menoleh ke langit.
Terlihatlah tiga buah objek bulat aneh berwarna perak terbang melintasi sekolah. Beberapa detik kemudian, diiringi cahaya yang terang benderang, tiga objek itu menghilang untuk kemudian muncul di tempat lain. Proses ini terjadi beberapa kali hingga gerakannya mulai melambat.
Lalu, salah satu diantaranya mulai menurunkan ketinggian dan mendarat di bagian tanah yang penuh dengan pohon dan semak sekitar 100 meter dari lapangan tempat anak-anak bermain.
Saat itu ada 62 pelajar berusia antara 6 -12 tahun yang menyaksikan pemandangan ini secara langsung.
Tidak lama kemudian, sesosok pria kecil dengan tinggi sekitar 1 meter, muncul di bagian atas objek tersebut. Lalu, ia turun dan berjalan dengan cara yang aneh.
Menurut kesaksian yang diceritakan oleh anak-anak itu, pria kecil itu memakai pakaian berwarna hitam ketat yang terlihat bersinar. Wajahnya pucat dan rambutnya berwarna hitam panjang hingga sebahu (Kesaksian lain menyebutkan kalau makhluk ini tidak berambut). Pria kecil itu juga memiliki leher yang agak panjang dengan mata yang besar dan bulat.
Menyaksikan pemandangan yang luar biasa itu, anak-anak yang lebih kecil segera menangis ketakutan. Mereka mengira iblis telah datang untuk memakan mereka. Di kebudayaan Zimbabwe memang ada legenda mengenai Tokoloshis, iblis yang suka memakan anak kecil.
Salah seorang anak kemudian berlari ke kantin sekolah sambil berteriak minta tolong. Namun, ibu penjaga menolak untuk meninggalkan kantinnya karena kuatir barang jualannya akan dicuri oleh anak-anak lainnya.
Ketika menyaksikan sekumpulan pelajar yang terbengong-bengong itu, pria kecil itu sepertinya mulai ragu-ragu, lalu berjalan menjauh dan menghilang. Kemudian, sesosok pria kecil lainnya, entahkah pria yang sama atau yang berbeda, muncul di bagian belakang objek tersebut.
Beberapa saat kemudian, pria kecil itu tidak terlihat lagi dan objek itu segera terbang dan menghilang di langit.
Peristiwa penampakan ini berlangsung sekitar 15 menit dan membuat anak-anak sekolah itu mengalami shock.
Berita mengenai adanya pendaratan UFO dan makhluk alien di dekat sekolah Ariel segera membuat para peneliti UFO berdatangan ke lokasi tersebut. Mereka mewawancarai anak-anak tersebut dan meminta mereka untuk mengingat kembali peristiwa misterius tersebut.
"Awalnya, aku mengira kalau ia adalah tukang kebun," Kata salah seorang anak kelas empat. "Lalu aku menyadari kalau makhluk itu adalah alien."
Anak itu juga mengatakan kalau makhluk itu memiliki mata yang sangat besar, seukuran bola rugby. Mengenai cara berjalannya, ia mengatakan kalau makhluk itu "Memantul seperti sedang berada di bulan, walaupun tidak sama persis."
Walaupun diliputi ketakutan, beberapa anak terlihat sangat tertarik dengan sosok misterius tersebut.
Isabella, 10 tahun, berkata: "Ia hanya menatap kami. Ia terlihat menakutkan. kami berusaha untuk tidak menatapnya. Namun mata dan hatiku seperti terbawa olehnya."Menariknya, Isabella dan anak-anak lain percaya kalau makhluk itu telah melakukan komunikasi lewat pandangan matanya dan berkata kepada anak-anak itu bagaimana manusia telah melakukan perbuatan-perbuatan buruk yang merusak planet bumi.
Elsa (Bukan nama asli), juga menegaskan hal ini. Ketika melihat makhluk itu, pikirannya hanyut oleh kekuatiran mengenai kondisi bumi yang kian parah. Ia yakin kalau makhluk ini hendak mengatakan sesuatu mengenai masa depan bumi.
"Dunia ini akan berakhir, mungkin karena kita tidak menjaga planet ini atau udaranya. Seperti kondisi dimana pohon-pohon akan bertumbangan, udara semakin habis dan orang-orang menjadi sekarat. Pikiran-pikiran itu sepertinya masuk ke kepalaku dari mata pria kecil itu."
Elsa berkata kalau ia diliputi oleh kekuatiran itu hingga ia pulang ke rumah.
Cynthia Hind, salah seorang peneliti UFO Afrika, yang ikut menyelidiki kasus ini keesokan harinya, meminta murid-murid untuk menggambar apa yang disaksikan oleh mereka. Cynthia mendapatkan 35 gambar sketsa yang menunjukkan objek-objek yang serupa.
Apakah anak-anak ini telah sepakat untuk memberitakan kabar bohong?
Peristiwa penampakan yang terjadi di sekolah Ariel ini dianggap sebagai salah satu misteri UFO paling penting di masa modern ini. Banyak orang telah berusaha menjelaskan peristiwa ini, namun tidak ada satupun yang bisa memberikan jawaban yang cukup memuaskan.
Salah satu tayangan televisi Afrika pernah mengemukakan teori kalau anak-anak tersebut mungkin telah salah mengidentifikasi gas rawa. Tentu saja teori ini cukup mengada-ngada. Bagaimana mungkin gas rawa bisa terlihat seperti pria kecil bermata besar?
Jika bukan itu, lalu apa kemungkinan lainnya?
Mari kita lihat satu persatu.
Kemungkinan pertama adalah, anak-anak ini telah ditipu oleh sekelompok orang iseng. Kelompok orang iseng ini mungkin telah membuat UFO buatan dan meminta seorang anak kecil untuk menyamar menjadi alien. Mereka menjadikan anak-anak ini sebagai target karena di dunia ini masih banyak orang yang percaya kalau anak kecil tidak pernah berbohong.
Tujuannya mungkin untuk sekedar gurauan, kampanye lingkungan hidup atau untuk menciptakan propaganda mengenai keberadaan alien.
Jika iya, bagaimana cara mereka membuatnya?
Bagaimana mereka menjelaskan pesan telepati yang diterima beberapa anak?
Kemungkinan kedua adalah, anak-anak itu sedang menyaksikan eksperimen rahasia pemerintah. Mungkin pemerintah Zimbabwe sedang mengujicobakan pesawat tempur baru mereka yang bernilai 40 quintillion dolar Zimbabwe (FYI - Kembali ke tahun 2009, harga sebutir telur di sana adalah 35 miliar dolar). Pesawat itu mendarat di dekat sekolah dan para pilotnya yang secara khusus direkrut keluar sebentar dari pesawat untuk mencari udara segar. Sedangkan telepati tersebut hanyalah khayalan dari sebagian anak.
Percayakah kalian dengan teori ini?
Kemungkinan ketiga adalah histeria massa. Dengan sebab yang tidak diketahui, mungkin 62 anak-anak sekolah ini mengalami histeria massa sehingga mereka mengalami halusinasi. Ini bisa menjelaskan terjadinya penampakan dan telepati tersebut. Pada masa lampau, histeria massa umumnya terjadi karena sebab seperti penampakan yang tidak terjelaskan, spora beracun atau propaganda yang berlebihan.
Namun dalam kasus ini, apa penyebabnya? Mereka yang mempercayai teori ini memang gagal mengidentifikasi penyebabnya.
Menurut Dr.John Mack, sesungguhnya memang tidak ada penyebab karena ia percaya kalau anak-anak ini tidak mengalami histeria massa. Dr.Mack adalah seorang profesor dari Harvard Medical School. Ia khusus mendatangi sekolah itu dan mewawancarai 12 pelajar yang turut menyaksikan peristiwa itu.
Menurutnya, anak-anak itu telah memberikan kesaksian yang konsisten sehingga membuat ia percaya kalau mereka tidak sedang mengalami histeria massa.Kalau bukan histeria massa, lalu apa?
Kemungkinan keempat adalah, 62 anak ini telah bersekongkol untuk menipu masyarakat dunia. Mungkin beberapa minggu sebelumnya mereka telah mengadakan rapat rahasia dan menunjuk salah seorang pelajar paling cemerlang untuk menyusun sebuah skenario. Setelah itu mereka mulai menyamakan ide dan menunjuk seorang supervisor untuk mengawasi jalannya rekayasa ini. Sebelum rapat diakhiri, sang pemimpin rapat berhasil membuat semua anak ini bersumpah untuk tidak menceritakan rencana mereka kepada orang lain.
Ketika waktunya cukup tepat (saat guru-guru sedang rapat), mereka menjalankan aksinya dan akhirnya kita mendapatkan salah satu cerita perjumpaan paling menarik dalam dunia Ufologi. (Percaya atau tidak, cukup banyak orang-orang yang menganggap anak-anak ini memang berbohong)
Well, tentu saja sebagian besar dari kita akan menolak teori ini. Soalnya, apa sih yang bisa dilakukan oleh anak-anak?
Tetapi, setelah menonton film Home Alone, mungkin sebagian dari kalian mulai akan mempercayai teori ini.
Kemungkinan kelima, anak-anak ini menjumpai siluman hutan. Tokoloshis, sang iblis pemakan anak, memutuskan untuk muncul dan mencari makan siang. Namun, karena melihat jumlah anak-anak yang cukup banyak. Ia memutuskan untuk pulang ke guanya dan menyusun rencana kunjungan yang berikutnya.
Jika ini yang terjadi, betapa teknologi telah mengubah dunia (termasuk dunia roh). Ribuan tahun yang lalu, mungkin mereka hanya menggunakan karpet terbang untuk bepergian. Sekarang mereka menggunakan piring terbang bercahaya keperakan.
(Di Indonesia, roh tidak suka memakan anak-anak sekolah. Mereka lebih suka merasukinya beramai-ramai).
Kemungkinan keenam yang juga kemungkinan terakhir, anak-anak ini benar-benar telah menjumpai alien dari planet lain yang karena suatu sebab lebih peduli dengan keadaan bumi dibanding umat manusia.
Alien-alien ini memutuskan untuk mengunjungi bumi dan memperingati manusia akan potensi kehancuran yang akan datang. Mereka terbang ke Zimbabwe dan tiba-tiba mendapatkan ide kalau 62 anak ini bisa menjadi megaphone untuk memperingati dunia akan masa depan bumi yang suram (Walaupun saya akan lebih menyarankan mereka untuk mengunjungi para pembalak liar ketimbang anak-anak ini).
Tentu saja kemungkinan ini pun bisa menjelaskan penampakan dan telepati yang dialami.
Weird!
Jelas kasus ini adalah salah satu misteri yang paling menarik pada abad ini.
Satu-satunya bukti yang dimiliki hanyalah kesaksian anak-anak ini. Seorang peneliti pernah datang ke lokasi dan berusaha mencari sisa-sisa pendaratan atau radiasi, namun gagal. Boleh dibilang, tempat itu bersih seperti tidak pernah terjadi peristiwa apapun.
Dalam salah satu wawancaranya, Dr.Mack berkata: "Saya mungkin tidak akan menerima bulat-bulat apa yang dikatakan oleh anak-anak ini. Namun saya menganggapnya serius. Saya tidak akan pernah mengatakan kalau ada alien di luar sana yang kerjaannya menculik orang-orang. Namun saya akan mengatakan kalau ada fenomena-fenomena menarik yang tidak bisa saya jelaskan sehingga membutuhkan penelitian yang lebih mendalam."
Pada tahun 2004, Dr.Mack tewas akibat ditabrak oleh pengendara mabuk dan hingga saat ini mungkin tidak ada peneliti lain yang menaruh perhatian atas kasus Ruwa sebesar Dr.Mack. (Cynthia Hind juga sudah meninggal pada tahun 2000).
Dengan demikian kasus Ruwa mungkin akan segera terlupakan dan masuk ke dalam arsip kasus-kasus tidak terpecahkan lainnya.
Jika kalian memiliki koneksi internet yang cepat, kalian bisa menyaksikan video wawancara Dr.Mack di bawah ini:
(americanmonster.com, johnmackinstitue.org)
Minggu, 24 April 2011
Penemuan mayat alien di Siberia ternyata sebuah hoax
Pada tanggal 17 April 2011, sebuah video yang menunjukkan penemuan sesosok mayat alien yang termutilasi di Siberia diupload ke youtube. Setelah itu, video itu segera menjadi sensasi luar biasa. Apakah akhirnya kita mendapatkan bukti konklusif keberadaan makhluk ekstraterestrial? Sayangnya, jawabannya adalah tidak. Penemuan ini adalah sebuah hoax.
Sebagian dari kalian mungkin sudah mengetahui soal ini. Namun karena masih banyak yang mengirim email ke saya dan bertanya mengenai penemuan ini, saya memutuskan untuk mempostingnya.
Ini video yang dimaksud:
Ini screenshot yang menunjukkan aliennya:
Video ini diambil oleh dua pelajar bernama Timur Hilal, 18 tahun, dan Kirill Vlasov, 19 tahun, di wilayah bersalju di Irkutsk, Siberia.
Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari video ini. Setiap hari, ratusan bahkan ribuan video semacam ini diupload ke youtube. Namun, entah kenapa video yang satu ini bisa menjadi sensasi luar biasa. Saat saya menulis ini, video ini telah disaksikan lebih dari 6,7 juta kali.
Saya rasa, penyebarannya sangat dibantu oleh media-media besar di dunia seperti abcnews atau dailymail. Walaupun media-media tersebut mungkin hanya memuat berita ini sebagai sebuah selingan humor, namun bagi banyak orang tidak demikian.
Sayangnya, imajinasi mengenai mayat alien ini harus berhenti sampai disini.
Pihak kepolisian Rusia sudah mengkonfirmasi kalau penemuan itu hanyalah sebuah hoax. Para pemuda yang merekam video itu telah mengakui kalau mayat alien itu sesungguhnya hanyalah sebuah rekayasa yang dibuat dari kulit ayam dan roti (kreatif).
Mungkin mereka berdua pun tidak menyadari kalau hoax ini akan dianggap serius oleh begitu banyak orang.
Juru bicara dari kementrian dalam negeri Rusia bahkan harus turun tangan dan mengklarifikasinya. Katanya: "Kami menemukan alien itu di dalam salah satu rumah pelajar."
"Mayat itu ditemukan di bawah tempat tidurnya. Penelitian yang seksama menemukan kalau alien itu sesungguhnya hanya terbuat dari remah roti yang dibalut dengan kulit ayam.
Para penyelidik sedang mempertimbangkan untuk menuntut kedua pelajar tersebut.
Sergei Zvedzin, seorang juru bicara kepolisian mengatakan: "Apa yang akan kami lakukan terhadap mereka? Kami belum memutuskan."
"Kami akan melihat apakah ada kejahatan yang dilakukan dalam hubungannya dengan penggunakan kulit hewan."
Kedua pelajar ini memutuskan untuk membuat gurauan ini setelah mendengar desas-desus adanya pesawat alien yang jatuh di wilayah itu.
Walaupun cukup heboh, namun, dari awal tidak semua Ufolog dengan serta merta menerima klaim kedua pelajar itu. Misalnya Alex Komanov, salah seorang peneliti UFO dari Russion UFO Research Centre.
Menurutnya: "Mayat itu memang menarik. Teksturnya mirip dengan makhluk biologi yang ada. Namun, mayat itu tidak memakai pakaian dan saya yakin kalau makhluk cerdas luar angkasa akan memakai pakaian seperti baju luar angkasa."
Argumentasi yang sangat baik.
Saya tidak menyangka kalau seorang Ufolog akan memberikan analisa yang sederhana seperti ini. Tetapi saya setuju. Paling tidak penemuan ini sudah terbukti sebagai hoax.
Hmm...kulit ayam dan roti. Siapa diantara kalian yang mulai lapar?
(dailymail.co.uk)
Sebagian dari kalian mungkin sudah mengetahui soal ini. Namun karena masih banyak yang mengirim email ke saya dan bertanya mengenai penemuan ini, saya memutuskan untuk mempostingnya.
Ini video yang dimaksud:
Ini screenshot yang menunjukkan aliennya:
Video ini diambil oleh dua pelajar bernama Timur Hilal, 18 tahun, dan Kirill Vlasov, 19 tahun, di wilayah bersalju di Irkutsk, Siberia.Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari video ini. Setiap hari, ratusan bahkan ribuan video semacam ini diupload ke youtube. Namun, entah kenapa video yang satu ini bisa menjadi sensasi luar biasa. Saat saya menulis ini, video ini telah disaksikan lebih dari 6,7 juta kali.
Saya rasa, penyebarannya sangat dibantu oleh media-media besar di dunia seperti abcnews atau dailymail. Walaupun media-media tersebut mungkin hanya memuat berita ini sebagai sebuah selingan humor, namun bagi banyak orang tidak demikian.
Sayangnya, imajinasi mengenai mayat alien ini harus berhenti sampai disini.
Pihak kepolisian Rusia sudah mengkonfirmasi kalau penemuan itu hanyalah sebuah hoax. Para pemuda yang merekam video itu telah mengakui kalau mayat alien itu sesungguhnya hanyalah sebuah rekayasa yang dibuat dari kulit ayam dan roti (kreatif).
Mungkin mereka berdua pun tidak menyadari kalau hoax ini akan dianggap serius oleh begitu banyak orang.
Juru bicara dari kementrian dalam negeri Rusia bahkan harus turun tangan dan mengklarifikasinya. Katanya: "Kami menemukan alien itu di dalam salah satu rumah pelajar."
"Mayat itu ditemukan di bawah tempat tidurnya. Penelitian yang seksama menemukan kalau alien itu sesungguhnya hanya terbuat dari remah roti yang dibalut dengan kulit ayam.
Para penyelidik sedang mempertimbangkan untuk menuntut kedua pelajar tersebut.Sergei Zvedzin, seorang juru bicara kepolisian mengatakan: "Apa yang akan kami lakukan terhadap mereka? Kami belum memutuskan."
"Kami akan melihat apakah ada kejahatan yang dilakukan dalam hubungannya dengan penggunakan kulit hewan."
Kedua pelajar ini memutuskan untuk membuat gurauan ini setelah mendengar desas-desus adanya pesawat alien yang jatuh di wilayah itu.
Walaupun cukup heboh, namun, dari awal tidak semua Ufolog dengan serta merta menerima klaim kedua pelajar itu. Misalnya Alex Komanov, salah seorang peneliti UFO dari Russion UFO Research Centre.
Menurutnya: "Mayat itu memang menarik. Teksturnya mirip dengan makhluk biologi yang ada. Namun, mayat itu tidak memakai pakaian dan saya yakin kalau makhluk cerdas luar angkasa akan memakai pakaian seperti baju luar angkasa."
Argumentasi yang sangat baik.
Saya tidak menyangka kalau seorang Ufolog akan memberikan analisa yang sederhana seperti ini. Tetapi saya setuju. Paling tidak penemuan ini sudah terbukti sebagai hoax.
Hmm...kulit ayam dan roti. Siapa diantara kalian yang mulai lapar?
(dailymail.co.uk)
Rabu, 20 April 2011
Strategi marketing dan misteri - Kisah penjelajah waktu dan pria misterius di dalam mimpi
Pada abad ke-21 ini, para pakar marketing mulai berpikir keras untuk mencari sebuah cara yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada calon konsumen. Dari usaha ini, lahir dua buah kampanye marketing yang luar biasa. Yang pertama menyangkut seorang pria yang bertemu dengan dirinya di masa depan dan yang kedua melibatkan seorang pria misterius yang muncul di mimpi banyak orang.
Orang-orang mengatakan marketing adalah ujung tombak sebuah perusahaan. Dengan strategi kampanye yang tepat, penjualan sebuah produk akan meroket dengan cepat, sama cepatnya seperti naiknya popularitas Briptu Norman Kamaru.
Lalu, apa hubungannya dengan misteri?
Jangan kuatir, saya masih menulis soal misteri. Walaupun membahas soal kampanye pemasaran, tulisan kali ini akan menjawab dua "misteri". Berdasarkan pada paragraf pembuka tulisan ini, kalian pasti bisa menebak kalau dua misteri tersebut sebenarnya hanya bagian dari sebuah kampanye pemasaran.
Memang benar.
Dua misteri yang akan saya bahas merupakan bagian dari strategi pemasaran. Berbeda dengan berita-berita parodi hiburan yang dimuat oleh The Onion atau Weekly World News yang pernah saya posting sebelumnya, dua misteri yang akan saya bahas berikut ini bertujuan untuk menjual sebuah produk dan menanamkan sebuah ide ke dalam pikiran konsumen target. Mungkin kalian sudah pernah mendengar dua kisah ini.
Kisah Hakan Norkdvist
Kisah mengenai Hakan Norkdvist ini sangat populer di Eropa, terutama di Swedia, negara asalnya. Dalam sebuah video, Hakan menceritakan pengalamannya terlempar ke masa depan dan bertemu dengan dirinya yang sudah berumur 72 tahun. Mudah untuk menolak ceritanya dan menganggapnya sebagai sebuah bualan. Namun, Hakan memberikan sebuah bukti, yaitu rekaman yang menunjukkan dia dan dia (yang berusia 72 tahun) sedang berdiri berdampingan.
Hakan menuturkan kejadiannya:
"Peristiwanya terjadi pada tanggal 30 Agustus. Hari itu sangat indah dan aku sedang dalam perjalanan pulang ke rumahku di Farjestaden. Ketika masuk ke rumah, aku menemukan genangan air di lantai dapur. Sepertinya ada kebocoran. Lalu aku mengambil peralatanku, membuka pintu bak cuci piring dan mulai bekerja."
"Ketika aku masuk ke dalamnya untuk memeriksa pipa, sepertinya tempat itu menjadi lebih panjang daripada yang kuingat. Aku merangkak masuk ke dalam kabinet, dan ketika melakukannya, aku menemukan kalau ruangan itu terus berlanjut. Jadi aku terus merangkak lebih jauh ke dalam."
"Di ujung terowongan itu, aku melihat cahaya dan ketika aku sampai di sana, aku menyadari kalau aku telah tiba di masa depan. Aku bahkan bertemu diriku yang telah berusia 72 tahun. Saat itu adalah tahun 2042. Aku melakukan berbagai tes terhadap dirinya untuk memastikan kalau dia adalah benar-benar diriku. Anehnya, ia mengetahui segala sesuatu mengenaiku, dimana aku menyimpan benda-benda rahasia ketika aku masih duduk di kelas satu dan berapa skor pertandingan bola melawan Vaxjo Norra pada musim panas tahun 88. Ia mengetahui segalanya."
"Bahkan kami memiliki tato yang sama, walaupun kepunyaannya terlihat sedikit buram. Ia mengatakan kepadaku mengenai hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang dan aku berjanji kepadanya untuk tidak mengatakan soal itu kepada siapapun. Aku membuat sebuah rekaman dengan ponselku. Sayangnya kualitas rekaman itu tidak begitu baik. Namun hanya itulah yang bisa aku dapatkan. Sebenarnya aku tidak peduli jika orang lain menganggap aku seorang pembohong. Aku tahu kalau aku bukan seorang pembohong. Aku bertemu dengan diriku di masa depan dan aku baik-baik saja. Itulah yang aku ketahui. Namun jika itu bisa terjadi kepadaku, mungkin hal yang sama juga bisa terjadi pada orang lain."
Ini screenshotnya. Dalam rekaman terlihat Hakan dan Hakan sedang berdiri berdampingan :


Ya. Ini adalah sebuah kisah yang luar biasa dan ini bukan adegan dari film The Chronicles of Narnia: The Lion, the witch and the wardrobe.
Kisah ini sempat menimbulkan perdebatan hangat di berbagai forum di Eropa dan Amerika hingga akhirnya turut dibahas di beberapa blog dan forum di Indonesia. Beberapa orang mengatakan kalau rekaman itu adalah bukti yang konkret mengenai kebenaran cerita Hakan.
Benarkah begitu?
Kedua pria di dalam rekaman tersebut memang terlihat sangat mirip. Namun banyak orang yang melihat adanya perbedaan pada ukuran kepala, hidung, telinga maupun ukuran tato di lengan mereka. Dari situ banyak yang percaya kalau kedua pria di dalam rekaman tersebut adalah dua orang yang berbeda.
Namun kita tidak perlu repot-repot menganalisa rekaman tersebut karena kita memiliki jawaban yang jelas atas misteri ini.
Rekaman ini ternyata merupakan bagian dari kampanye pemasaran (iklan) untuk sebuah perusahaan dana pensiun Swedia bernama AMF pension. Mereka membuat film ini dan menayangkannya di website mereka dengan tujuan membuat orang-orang muda berpikir mengenai masa depan.
Mereka juga membuat perlombaan dimana seseorang bisa mengambil foto dirinya dan mengirimnya ke AMF. Lalu AMF akan mengirim balik foto tersebut, namun terlihat 30 tahun lebih tua.
Kedengarannya sangat tidak relevan untuk menjual sebuah produk dana pensiun. Tetapi kampanye ini berhasil dengan sukses hingga mendapatkan respon berupa lebih dari 300.000 orang yang mengirimkan foto mereka. AMF Pension bahkan mendapatkan penghargaan atas strategi yang jenius ini.
Beberapa orang berargumen kalau rekaman itu dibuat oleh AMF Pension setelah pengakuan Hakan di blognya, www.ingentrormig.nu, sehingga rekaman ini tidak membuktikan kalau kisah Hakan merupakan bagian dari strategi pemasaran. Bisa jadi Hakan menceritakan pengalaman yang sebenarnya.
Memang betul, kisah ini pertama kali diposting oleh Hakan di blognya. Setelah itu barulah muncul video AMF Pension. Namun setelah video AMF Pension muncul, blog Hakan sudah tidak bisa diakses lagi. Ini sangat sesuai dengan pola viral marketing.
Dengan kata lain, dari sejak postingan blog Hakan hingga iklan AMF, semuanya adalah bagian dari strategi pemasaran yang brilian.
Kasus pria misterius di dalam mimpi
Ever dream this man?
Kalimat di atas adalah sebuah kalimat yang muncul dalam sebuah website, thisman.org, yang disertai dengan sebuah sketsa wajah pria separuh baya.
Pria tersebut disebut muncul di dalam mimpi banyak orang di seluruh dunia. Identitasnya sendiri tidak diketahui.
Dalam website tersebut, terdapat keterangan sebagai berikut:
"Pada Januari 2006 di new York, seorang pasien wanita dari seorang psikiater ternama menggambar sesosok wajah seorang pria yang disebutnya berulangkali muncul dalam mimpinya. Dalam beberapa pertemuan itu, pria tersebut memberikan beberapa nasihat mengenai kehidupan pribadi wanita itu. Wanita itu bersumpah kalau ia belum pernah bertemu dengan pria itu seumur hidupnya."
"Gambar wajah itu terlupakan di meja psikiater itu untuk beberapa hari hingga suatu hari pasien lain mengenali wajah itu dan berkata kalau pria tersebut juga sering menjumpainya di dalam mimpi. Ia juga mengklaim kalau ia belum pernah melihat pria itu sebelumnya."
"Psikiater itu kemudian memutuskan untuk mengirim foto wajah itu ke beberapa koleganya yang memiliki pasien yang bermasalah dengan mimpi. Dalam tempo beberapa bulan, empat pasien mereka mengenali pria tersebut karena sering muncul di dalam mimpi mereka. Semua pasien tersebut menyebut pria itu This Man."
Website tersebut mengklaim kalau sejak Januari 2006 hingga hari ini, paling tidak ada 2.000 orang mengaku pernah menjumpai pria ini di dalam mimpi, mulai dari Los Angeles, Sao Paolo, Barcelona hingga New Delhi.
Kisah ini pertama kali diberitakan oleh blog presurfer yang kemudian dibantu penyebarannya oleh situs Neatorama dan situs-situs lainnya. Dalam tempo yang singkat, wajah pria tersebut telah menyebar ke seluruh dunia.
Pertama kali mendengar kisah ini, saya akui kalau kisah ini adalah misteri yang berbeda. Ada sesuatu pada wajah tersebut yang membuat kita berimajinasi. Siapa dia sebenarnya? Apakah pria misterius ini seseorang yang punya kemampuan memasuki mimpi orang lain untuk membawa pesan kebaikan?
Namun, ternyata ini pun bagian dari kreativitas marketing.
Misteri ini sesungguhnya hanyalah ciptaan dari seorang sosiolog dan marketer Italia bernama Andrea Natella (btw, ia adalah seorang pria). Natella memiliki sebuah situs yang disebut guerriglia marketing (marketing gerilya).
Petunjuk ini bisa didapatkan dari registrasi domain thisman.org. Terlihat kalau domain ini didaftarkan atas nama Andrea Natella. Dari alamat emailnya, kalian bisa mengetahui kalau Andrea adalah pemilik situs guerriglia marketing.
Dari namanya kita mengetahui kalau situs ini menyediakan jasa marketing. Namun, jasa yang ditawarkan Natella termasuk unik karena mereka mencari cara yang tidak konvensional untuk berkomunikasi dengan konsumen target.
Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kisah "this man" ini.
Lihat saja konsep marketing yang disebutkan di halaman depan websitenya.
Pada poin nomor dua, disebutkan:
"Marketing gerilya berkontribusi pada pengembangan strategi marketing lewat penciptaan 'pseudo events' yang didesain untuk mengintegrasikan citra perusahaan."
Garisbawahi kata "penciptaan pseudo events" (peristiwa gadungan). Ternyata ini memang strategi utama mereka.
Selain menciptakan misteri "this man", Natella dan timnya pernah menciptakan rumor mengenai penampakan UFO di Emilia Romagna, Italia, pada tahun 2001, untuk mendorong industri pariwisata di kota itu.
Dalam wawancara dengan digicult.it, Natella berkata:
"We enjoy ourselves more when we play with what is false, we invent unlikely stories and the mass media bites."
Ya, mereka menciptakan cerita-cerita yang tidak biasa dan media massa menerimanya bulat-bulat.
Mengenai kisah "this man", masih belum jelas ide apa yang sedang dipromosikan oleh Natella. Namun yang pasti, jika kita mendapatkan sebuah kisah misteri yang terlacak berasal dari Andrea Natella, kita tahu tidak ada misteri di situ. Yang ada hanya sebuah kampanye marketing.
Baca juga: Fosil raksasa Jebal Barez - Salah satu hoax terbaik dunia maya.
(semua sumber dan linknya sudah saya sertakan di dalam tulisan)
Orang-orang mengatakan marketing adalah ujung tombak sebuah perusahaan. Dengan strategi kampanye yang tepat, penjualan sebuah produk akan meroket dengan cepat, sama cepatnya seperti naiknya popularitas Briptu Norman Kamaru.
Lalu, apa hubungannya dengan misteri?
Jangan kuatir, saya masih menulis soal misteri. Walaupun membahas soal kampanye pemasaran, tulisan kali ini akan menjawab dua "misteri". Berdasarkan pada paragraf pembuka tulisan ini, kalian pasti bisa menebak kalau dua misteri tersebut sebenarnya hanya bagian dari sebuah kampanye pemasaran.
Memang benar.
Dua misteri yang akan saya bahas merupakan bagian dari strategi pemasaran. Berbeda dengan berita-berita parodi hiburan yang dimuat oleh The Onion atau Weekly World News yang pernah saya posting sebelumnya, dua misteri yang akan saya bahas berikut ini bertujuan untuk menjual sebuah produk dan menanamkan sebuah ide ke dalam pikiran konsumen target. Mungkin kalian sudah pernah mendengar dua kisah ini.
Kisah Hakan Norkdvist
Kisah mengenai Hakan Norkdvist ini sangat populer di Eropa, terutama di Swedia, negara asalnya. Dalam sebuah video, Hakan menceritakan pengalamannya terlempar ke masa depan dan bertemu dengan dirinya yang sudah berumur 72 tahun. Mudah untuk menolak ceritanya dan menganggapnya sebagai sebuah bualan. Namun, Hakan memberikan sebuah bukti, yaitu rekaman yang menunjukkan dia dan dia (yang berusia 72 tahun) sedang berdiri berdampingan.
Hakan menuturkan kejadiannya:
"Peristiwanya terjadi pada tanggal 30 Agustus. Hari itu sangat indah dan aku sedang dalam perjalanan pulang ke rumahku di Farjestaden. Ketika masuk ke rumah, aku menemukan genangan air di lantai dapur. Sepertinya ada kebocoran. Lalu aku mengambil peralatanku, membuka pintu bak cuci piring dan mulai bekerja."
"Ketika aku masuk ke dalamnya untuk memeriksa pipa, sepertinya tempat itu menjadi lebih panjang daripada yang kuingat. Aku merangkak masuk ke dalam kabinet, dan ketika melakukannya, aku menemukan kalau ruangan itu terus berlanjut. Jadi aku terus merangkak lebih jauh ke dalam."
"Di ujung terowongan itu, aku melihat cahaya dan ketika aku sampai di sana, aku menyadari kalau aku telah tiba di masa depan. Aku bahkan bertemu diriku yang telah berusia 72 tahun. Saat itu adalah tahun 2042. Aku melakukan berbagai tes terhadap dirinya untuk memastikan kalau dia adalah benar-benar diriku. Anehnya, ia mengetahui segala sesuatu mengenaiku, dimana aku menyimpan benda-benda rahasia ketika aku masih duduk di kelas satu dan berapa skor pertandingan bola melawan Vaxjo Norra pada musim panas tahun 88. Ia mengetahui segalanya."
"Bahkan kami memiliki tato yang sama, walaupun kepunyaannya terlihat sedikit buram. Ia mengatakan kepadaku mengenai hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang dan aku berjanji kepadanya untuk tidak mengatakan soal itu kepada siapapun. Aku membuat sebuah rekaman dengan ponselku. Sayangnya kualitas rekaman itu tidak begitu baik. Namun hanya itulah yang bisa aku dapatkan. Sebenarnya aku tidak peduli jika orang lain menganggap aku seorang pembohong. Aku tahu kalau aku bukan seorang pembohong. Aku bertemu dengan diriku di masa depan dan aku baik-baik saja. Itulah yang aku ketahui. Namun jika itu bisa terjadi kepadaku, mungkin hal yang sama juga bisa terjadi pada orang lain."
Ini screenshotnya. Dalam rekaman terlihat Hakan dan Hakan sedang berdiri berdampingan :


Ya. Ini adalah sebuah kisah yang luar biasa dan ini bukan adegan dari film The Chronicles of Narnia: The Lion, the witch and the wardrobe.Kisah ini sempat menimbulkan perdebatan hangat di berbagai forum di Eropa dan Amerika hingga akhirnya turut dibahas di beberapa blog dan forum di Indonesia. Beberapa orang mengatakan kalau rekaman itu adalah bukti yang konkret mengenai kebenaran cerita Hakan.
Benarkah begitu?
Kedua pria di dalam rekaman tersebut memang terlihat sangat mirip. Namun banyak orang yang melihat adanya perbedaan pada ukuran kepala, hidung, telinga maupun ukuran tato di lengan mereka. Dari situ banyak yang percaya kalau kedua pria di dalam rekaman tersebut adalah dua orang yang berbeda.
Namun kita tidak perlu repot-repot menganalisa rekaman tersebut karena kita memiliki jawaban yang jelas atas misteri ini.
Rekaman ini ternyata merupakan bagian dari kampanye pemasaran (iklan) untuk sebuah perusahaan dana pensiun Swedia bernama AMF pension. Mereka membuat film ini dan menayangkannya di website mereka dengan tujuan membuat orang-orang muda berpikir mengenai masa depan.
Mereka juga membuat perlombaan dimana seseorang bisa mengambil foto dirinya dan mengirimnya ke AMF. Lalu AMF akan mengirim balik foto tersebut, namun terlihat 30 tahun lebih tua.
Beberapa orang berargumen kalau rekaman itu dibuat oleh AMF Pension setelah pengakuan Hakan di blognya, www.ingentrormig.nu, sehingga rekaman ini tidak membuktikan kalau kisah Hakan merupakan bagian dari strategi pemasaran. Bisa jadi Hakan menceritakan pengalaman yang sebenarnya.
Memang betul, kisah ini pertama kali diposting oleh Hakan di blognya. Setelah itu barulah muncul video AMF Pension. Namun setelah video AMF Pension muncul, blog Hakan sudah tidak bisa diakses lagi. Ini sangat sesuai dengan pola viral marketing.
Dengan kata lain, dari sejak postingan blog Hakan hingga iklan AMF, semuanya adalah bagian dari strategi pemasaran yang brilian.
Kasus pria misterius di dalam mimpi
Ever dream this man?
Kalimat di atas adalah sebuah kalimat yang muncul dalam sebuah website, thisman.org, yang disertai dengan sebuah sketsa wajah pria separuh baya.
Pria tersebut disebut muncul di dalam mimpi banyak orang di seluruh dunia. Identitasnya sendiri tidak diketahui.Dalam website tersebut, terdapat keterangan sebagai berikut:
"Pada Januari 2006 di new York, seorang pasien wanita dari seorang psikiater ternama menggambar sesosok wajah seorang pria yang disebutnya berulangkali muncul dalam mimpinya. Dalam beberapa pertemuan itu, pria tersebut memberikan beberapa nasihat mengenai kehidupan pribadi wanita itu. Wanita itu bersumpah kalau ia belum pernah bertemu dengan pria itu seumur hidupnya."
"Gambar wajah itu terlupakan di meja psikiater itu untuk beberapa hari hingga suatu hari pasien lain mengenali wajah itu dan berkata kalau pria tersebut juga sering menjumpainya di dalam mimpi. Ia juga mengklaim kalau ia belum pernah melihat pria itu sebelumnya."
"Psikiater itu kemudian memutuskan untuk mengirim foto wajah itu ke beberapa koleganya yang memiliki pasien yang bermasalah dengan mimpi. Dalam tempo beberapa bulan, empat pasien mereka mengenali pria tersebut karena sering muncul di dalam mimpi mereka. Semua pasien tersebut menyebut pria itu This Man."
Website tersebut mengklaim kalau sejak Januari 2006 hingga hari ini, paling tidak ada 2.000 orang mengaku pernah menjumpai pria ini di dalam mimpi, mulai dari Los Angeles, Sao Paolo, Barcelona hingga New Delhi.
Kisah ini pertama kali diberitakan oleh blog presurfer yang kemudian dibantu penyebarannya oleh situs Neatorama dan situs-situs lainnya. Dalam tempo yang singkat, wajah pria tersebut telah menyebar ke seluruh dunia.
Pertama kali mendengar kisah ini, saya akui kalau kisah ini adalah misteri yang berbeda. Ada sesuatu pada wajah tersebut yang membuat kita berimajinasi. Siapa dia sebenarnya? Apakah pria misterius ini seseorang yang punya kemampuan memasuki mimpi orang lain untuk membawa pesan kebaikan?
Namun, ternyata ini pun bagian dari kreativitas marketing.
Misteri ini sesungguhnya hanyalah ciptaan dari seorang sosiolog dan marketer Italia bernama Andrea Natella (btw, ia adalah seorang pria). Natella memiliki sebuah situs yang disebut guerriglia marketing (marketing gerilya).
Petunjuk ini bisa didapatkan dari registrasi domain thisman.org. Terlihat kalau domain ini didaftarkan atas nama Andrea Natella. Dari alamat emailnya, kalian bisa mengetahui kalau Andrea adalah pemilik situs guerriglia marketing.
Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kisah "this man" ini.
Lihat saja konsep marketing yang disebutkan di halaman depan websitenya.Pada poin nomor dua, disebutkan:
"Marketing gerilya berkontribusi pada pengembangan strategi marketing lewat penciptaan 'pseudo events' yang didesain untuk mengintegrasikan citra perusahaan."
Garisbawahi kata "penciptaan pseudo events" (peristiwa gadungan). Ternyata ini memang strategi utama mereka.
Selain menciptakan misteri "this man", Natella dan timnya pernah menciptakan rumor mengenai penampakan UFO di Emilia Romagna, Italia, pada tahun 2001, untuk mendorong industri pariwisata di kota itu.
Dalam wawancara dengan digicult.it, Natella berkata:
"We enjoy ourselves more when we play with what is false, we invent unlikely stories and the mass media bites."
Ya, mereka menciptakan cerita-cerita yang tidak biasa dan media massa menerimanya bulat-bulat.
Mengenai kisah "this man", masih belum jelas ide apa yang sedang dipromosikan oleh Natella. Namun yang pasti, jika kita mendapatkan sebuah kisah misteri yang terlacak berasal dari Andrea Natella, kita tahu tidak ada misteri di situ. Yang ada hanya sebuah kampanye marketing.
Baca juga: Fosil raksasa Jebal Barez - Salah satu hoax terbaik dunia maya.
(semua sumber dan linknya sudah saya sertakan di dalam tulisan)
Langganan:
Postingan (Atom)





